Begini Cara Garam Memengaruhi Kesehatan Anda


Penulis: Torie Natalova - 31 December 2018, 22:50 WIB
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

GARAM memang dapat memicu beragam penyakit serius dan mematikan. Namun, garam atau sodium merupakan mineral yang juga dibutuhkankan untuk fungsi saraf dan otot hingga menyeimbangkan cairan dalam sel serta pembuluh darah Anda.

Tidak berlebihan adalah kunci untuk mendapatkan manfaat garam yang tepat. Sebab sebagian orang yang berlebihan mengonsumsi sodium dapat mengalami kembung, sakit kepala, sulit fokus keesokan harinya, lesu dan rasa tidak nyaman.

American Heart Association merekomendasikan untuk mengonsumsi sodium tidak lebih dari 1500 mg per hari atau sekitar satu sendok teh garam.

Sementara itu dokter naturopati, Maria Geyman, mengatakan bahwa banyak orang tak menyadari makanan yang mereka konsumsi mengandung sodium tinggi. Konsumsi garam berlebih dapat menimbulkan efek samping seperti gangguan tidur, penyakit jantung, hingga batu ginjal.

Garam bersifat dehidrasi dan itu sendiri dapat memengaruhi kualitas tidur. Makanan asin yang berat juga dapat memengaruhi pencernaan sehingga hindari makanan berat terlalu asin sebelum tidur. Umumnya, orang akan mengeluh sakit perut setelah makan terlalu banyak garam dan terutama jika dipasangkan dengan makanan tinggi lemak atau tinggi gula.

Ketika Anda terlalu banyak makan garam, itu dapat menyebabkan tubuh menahan terlalu banyak cairan dan menempatkan beban berat pada jantung juga pembuluh darah Anda sehingga menyebabkan tekanan darah tinggi. Hipertensi dapat memicu risiko serangan jantung atau stroke.

Anda yang berisiko terkena tekanan darah tinggi karena genetika, mengurangi asupan garam dapat menghindari Anda dari penyakit serius. Tentunya dengan memperhatikan asupan garam sama pentingnya dengan menakar asupan lemak dan gula Anda. (medcom/Ol-8)

 

BERITA TERKAIT