Inkonsistensi Jadi Masalah I Nerazzurri


Penulis: (Football Italia/Sat/R-1) - 09 December 2018, 06:55 WIB
AFP
AFP

AMBISI Inter Milan untuk memangkas jarak dengan Juventus di klasemen Seri A kandas. Bertamu ke Allianz Stadium, markas Juventus, di pekan ke-15, kemarin, Inter menyerah 0-1 di laga bertajuk Derby d'Italia itu.

I Nerazzurri, julukan Inter, kini makin tertinggal. Berada di posisi ketiga dengan 29 poin, Inter kini terpaut 14 poin dari Juventus yang makin kukuh di puncak klasemen.

Seusai menelan kekalahan keempat di Seri A musim ini, pelatih Inter, Luciano Spalletti, melontarkan kritik kepada pemainnya. Masalah inkonsistensi penampilan menjadi sorotan Spalletti.

"Laga seperti ini harus dimainkan dengan konsisten. Kami melakukan dengan sangat baik, tapi ada beberapa situasi kami tidak dapat menafsirkannya dengan benar. Sementara itu, Juventus tidak pernah salah," ujar Spalletti.

Spalletti juga melontarkan kritik kepada beberapa pemainnya. Ia mengakui sebagian besar pemainnya tampil bagus saat melawan Juventus, tetapi sebagian tidak.

"Selalu ada seseorang yang terlalu lambat, terlalu banyak bicara, terlalu lemah, dan tidak mampu mengimbangi rekan yang lainnya. Sebagian besar dari tim bermain bagus," ujarnya tanpa menyebut pemain yang dinilai tampil buruk itu.

Kemenangan atas Inter melalui gol tunggal Mario Mandzukic di menit ke-66, menjadi kemenangan ke-14 Juventus dari 15 laga Seri A musim ini. Hingga kini, baru Genoa yang mampu mencuri poin dari Juventus saat bermain 1-1, Oktober lalu.

Kemenangan atas Inter membuat La Vecchia Signora, julukan Juventus, menyamai rekor klub Prancis, Paris Saint-Germain. Juventus dan PSG tercatat sebagai tim dengan rekor terbaik di awal musim dari lima liga top di Eropa, yakni 43 poin dari 15 laga yang dilalui.

Pencapaian positif itu disambut gembira pelatih Massimiliano Allegri. Ia berharap hal itu terus berlanjut. "Kami tahu penentuan juara tidak akan berakhir hari ini, tapi kami masih harus menghindari kekalahan," kata Allegri.

Secara khusus, Allegri melontarkan pujian kepada Mandzukic. Menurutnya, striker timnas Kroasia itu merupakan salah satu pemain yang bisa membuat perbedaan di lapangan. "Saya meminta dia menghindari dua bek tengah Inter. Akhirnya terdapat umpan yang sangat baik sehingga dapat dimaksimalkan Mandzukic," imbuhnya

BERITA TERKAIT