Nasi Jeruk Sambal Dori Andalan Mangia


Penulis: Zuq/M-3 - 09 December 2018, 02:05 WIB
MI/Susanto
MI/Susanto

TAMPILANNYA mirip nasi goreng, berwarna sedikit kecoklatan. Nasi berbentuk seperti tumpeng yang tak utuh ini bagian atasnya (topping) dihias dengan ikan dori yang dipotong tipis (fillet) dan ditaburi dengan sambal matah. Di sampingnya masih ada spinach chips (rempeyek bayam) yang menjadi pelengkap dari hidangan itu. Berada di puncak, daun kemangi menjadi mahkota.

Begitulah nasi jeruk sambal dori. Menu itu begitu terkenal, hingga muncul ungkapan, kalau ke Mangia belum mencoba nasi jeruk sambal dori bisa dibilang belum ke Mangia. Seperti itu yang membuat penasaran menjajal hidangan di Restoran Mangia di Hotel Verse Luxe, Jakarta Senin (26/11).

Tidak mengkhianati nama, nasi daun jeruk memang memunculkan dominasi rasa daun jeruk. Fillet dori yang sudah dibalur tepung itu digoreng terlebih dahulu sehingga garing di luar dan lembut di dalam. Beberapa irisan kecil capai sedikit mengintip dari sambal matah. Rasa pedasnya masih bisa ditoleransi.

Tidak hanya itu, nasi itu pun semakin lengkap dengan perpaduan rasa bawang dan serai sehingga menimbulkan rasa yang kaya. Gurih, asin, berpadu dengan sedikit rasa bawang, cabai, dan serai yang timbul tenggelam. Apalagi dipadu dengan rempeyek bayam yang renyah. Sebuah sajian boleh dianggap sebagai berbeda-beda, tetapi tetap satu jua, Bhinneka Tunggal Ika.

Kecombrang

Tidak hanya menu nasi jeruk, masih ada pilihan nasi goreng lainnya. Kali ini coba nasi goreng kecombrang. Rasa kecombrang yang khas akan berpadu dengan sambal andaliman. Sebagai pendamping itu, ada ayam panggang, telur goreng, dan kerupuk udang. Di sini uniknya, paduan kecombrang dan sambal andamalin ini yang menghasilkan rasa pedas bukan dari bumbu nasi goreng pada umumnya.

Kecombrang tidak semata diolah menjadi nasi goreng. Hidangan lain yang menggunakan kecombrang ada spageti ayam suwir kecombrang dan sambal kecombrang.

Spageti ayam suwir kecombrang merupakan perpaduan hidangan Eropa dan Indonesia. Dari penampakan mirip dengan spageti pada umumnya, tapi dengan cita rasa Nusantara.

Kecombrang ialah tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia dengan banyak nama. Tanaman yang memiliki aroma dan rasa yang khas ini ternyata memiliki kandungan antioksidan dan antibakteri. Selain itu, kecombrang juga mengandung berbagai macam zat gizi.

Di Restoran Mangia, penyuka menu rendah karbohidrat juga mendapat ruang. Terdapat menu pan seared dory, pan seared salmon, swedish meat ball, shirataki tom yum, dan shirataki soto. Nama terakhir mungkin sama halnya dengan spageti ayam suwir kecombrang, yakni paduan antara sajian Indonesia dan Jepang. Bentuknya mirip soto dengan nasi yang diganti dengan shirataki. Rasanya pun sangat Indonesia.

BERITA TERKAIT