Rencana Pemasangan CCTV Setengah Hati


Penulis: Gana Buana - 07 December 2018, 13:41 WIB
MI/Pius Erlangga
MI/Pius Erlangga

RENCANA pengadaan Closed Circuit Televisi (CCTV) di tiap-tiap persimpangan dinilai masih setengah hati. Pasalnya, sumber daya manusia (SDM) dan perangkat infrastruktur yang dimiliki Dinas Perhubungan Kota Bekasi masih belum mencukupi.

"Masih belum mencukupi SDM yang dimiliki Dinas Perhubungan untuk pengadaan CCTV," kata Ketua Dewan Transportasi Kota Bekasi, Harun Alrasyid, Jumat (7/12).

Baca juga: Awas, 81 Kamera CCTV Siap Pantau Pelanggaran di Jakarta

Menurut Harun, pemerintah perlu mengadakan pelatihan untuk menambah pekerja yang memiliki kemampuan di bidangnya. Termasuk pengadaan pusat komando CCTV yang nantinya akan dipasang.

Pengadaan CCTV di Kota Bekasi, kata dia, memang mendesak. Alat tersebut bisa digunakan untuk mengukur kepadatan kendaraan di seluruh jalan-jalan milik Kota Bekasi. Selain itu, teknologinya dimanfaatkan petugas yang selama ini berjaga-jaga di tiap simpang. “Tidak perlu ada lagi petugas yang banyak di tiap simpang. Karena sudah ada CCTV,” jelas dia.

Sejauh ini, Pemerintah Kota Bekasi rajin menyodorkan permohonan bantuan kepada Kementerian Perhubungan. Salah satunya bantuan pengadaan CCTV pada tahun 2018.

"Bantuan itu ada tiap tahun, kalau Kota Bekasi tidak menyodorkan permohonan kemungkinan bisa dikasih ke daerah lain," ucap Harun.

Berdasarkan data yang diperoleh, Dinas Perhubungan Kota Bekasi sudah mempunyai 63 kamera CCTV. Sebanyak 44 di antaranya masih berjenis kamera FIX, sedangkan 19 unit kamera berjenis PTZ. Seluruh kamera pengawas itu terpasang di dua status jalan, yakni nasional dan kota. Namun, jumlahnya belum memenuhi kebutuhan CCTV di tiap simpang jalan. (OL-6)

BERITA TERKAIT