KNKT Pastikan Pencarian Bagian Black Box Lion Air Berlanjut


Penulis: Ferdian Ananda Majni - 10 November 2018, 18:49 WIB
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

KOMITE Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih terus melakukan pencarian bagian black box berisi cockpit voice recorder (CVR) milik maskapai Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, pihaknya akan tetap mencari black box tanpa bantuan Basarnas Pusat hingga waktu yang belum ditentukan. Pasalnya, mereka ingin memastikan CVR dapat ditemukan guna mempermudah penyelidikan kecelakaan pesawat tersebut.

"Kami belum tahu sampai kapan pencarian ini bisa kami lakukan, tentunya juga kami harus juga nantinya berpikir masalah biaya karena biaya pencarian Black box ini cukup masif," sebutnya.

Diprediksi biaya mahal dibutuhkan untuk mendatangkan alat-alat canggih yang berfungsi mendeteksi letak black box. Meski demikian, ia belum memastikan jumlah dana yang telah dikeluarkan sejak hari pertama pencarian.

"Waduh enggak tahu. Saya enggak monitor dana tapi saya monitor pekerjaannya saja, yang penting black box ketemu, itu yang kita jadikan standarnya," terangnya.

Selanjutnya, mereka akan menggunakan beberapa kapal yang dilengkapi dengan ROV yang lebih besar dan lebih canggih, yaitu memiliki 4 kamera dan jugaada side scan sonar.

"Yang paling penting di sini ada equipment baru yang on boat kan di ROV yaitu sub-bottom proviling yang bisa mendeteksi benda-benda di dalam lumpur sampai kedalaman 4 meter," paparnya.

Namun diperlurkan persiapan karena komponen barang itu harus di-instal di kapal dan memerlukan waktu penginstalannya sekitar 2 sampai 3 hari hingga kapalnya berlayar menuju Jakarta.

"Kapal dan peralatan tersebut sekarang ada di Surabaya yang rencananya besok lusa akan mulai bergerak ke Jakarta setelah pemasangan ROV beserta peralatannya di kapal tersebut," pungkasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT