Hidup dan bisa dipindahkan


Penulis: (M-3) - 11 November 2018, 06:15 WIB
MI/WANDARI
MI/WANDARI

Pada praktik penanaman ini, akar tanaman harus berada dalam agar-agar, kemudian ditutup menggunakan aluminium foil atau plastik. "Fungsinya agar tanamannya awet dan tidak dimasuki benda asing," kata ibu Yupi.

Sayangnya, teknik ini sulit diterapkan di rumah sobat karena prosesnya harus steril dan suhunya stabil di antara 20-25 derajat celsius.

Di Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor milik LIPI ini, tanaman diperbanyak dari biji yang dibiarkan tumbuh. Setelah cukup dewasa, tumbuhan ini pun dimutilasi bagian batangnya atau tunas muda yang tinggi sekitar 4 cm, lalu dikembangkan melalui kultur jaringan. Sebagian bisa langsung dijualbelikan, sedangkan sebagian lagi ditanam kembali. Cara ini bisa menghasilkan ribuan tanaman lo.

Meski tanaman ini ditutup aluminium foil, Bu Yupi bilang bisa tumbuh hingga besar lo karena memiliki nutrisi, pencahayaan, dan oksigen yang cukup. Tanaman ini baru bisa dipindahkan ke media lain, bila akarnya sudah memenuhi stoples kaca lo teman. "Keluarkan saja, bersihkan dari agar-agar yang menempel dan tanam kembali di stoples bermedia lumut," tambah Bu Yupi.

 

BERITA TERKAIT