Taufik Ogah Masuk Tim Penguji Cawagub DKI


Penulis: Nicky Aulia Widadio - 09 November 2018, 19:30 WIB
MI/ROMMY PUJIANTO
MI/ROMMY PUJIANTO

KETUA Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik menyatakan dirinya tidak ingin masuk ke dalam tim uji kelayakan dan kepatutan bakal calon Wakil Gubernur DKI Jakarta. Taufik khawatir dirinya dianggap memiliki interest (kepentingan) dalam proses uji kelayakan dan kepatutan tersebut.

"Saya bilang ke teman-teman jangan saya (masuk tim). Kenapa, nanti dibilang ada interest apa kan, jadi kita jaga," kata Taufik ketika dihubungi, Jumat (9/11).

Hingga Jumat sore, Taufik menyebut belum ada nama sosok yang akan menjadi bagian dari tim penguji kepatutan dan kelayakan bakal cawagub DKI. Gerindra dan PKS sepakat mengajukan masing-masing dua nama untuk tim tersebut. Gerindra sendiri berencana satu nama berasal dari kader mereka dan satu nama lainnya seorang pakar.

"Belum (ada nama), lagi didiskusikan aja. Kalau di Gerindra sih minggu depan selesai (pengusulan nama tim)," tambah Taufik.

Dari fit and proper test, Taufik merasa Gerindra mesti tahu kapasitas calon Wagub DKI dari PKS sebelum diusulkan ke DPRD DKI Jakarta. Sejumlah hal yang akan diuji oleh tim ialah pengetahuan kandidat cawagub perihal Jakarta, pemerintahannya, serta visi misi dan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Gubernur Anies Baswedan.

"Dia (cawagub) harus paham itu RPJMD gubernur. Harus belajar dong soal visi misi gubernur. Jangan-jangan dia enggak paham lagi, nanti bagaimana melaksanakannya. Padahal programnya gubernur itu bersandar pada RPJMD yang di dalamnya ada visi misi," ujar Taufik.

Dihubungi terpisah, Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Prabowo Soenirman berencana mengusulkan Taufik untuk masuk ke dalam tim penguji.

"Salah satunya kalau dari Gerindra ya ketua kita, Pak Taufik. Mungkin satunya lagi dari kalangan akademisi," kata Prabowo.

Gerindra dan PKS sebelumnya telah sepakat menyerahkan kursi Wagub DKI untuk kader PKS. Namun sebelum mengajukan nama kandidat wagub ke DPRD DKI, kedua partai akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan lebih dulu terhadap nama-nama yang diusulkan PKS.

Sejauh ini, dua nama yang akan diusulkan PKS ialah mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah PKS DKI Jakarta Agung Yulianto. (OL-1)

BERITA TERKAIT