Demo Protes Prabowo Soal Tampang Boyolali Merembet ke Medan


Penulis: Yoseph Pencawan - 09 November 2018, 19:10 WIB
Thinkstock
Thinkstock

GELOMBANG unjuk rasa yang terjadi di berbagai daerah atas pidato calon Presiden Prabowo Subianto yang dinilai melecehkan warga Boyolali, juga telah merembet ke Kota Medan dan sekitarnya di Sumatra Utara.

Meskipun belum lama ini Prabowo sudah menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial, tetapi seolah belum cukup meredakan keresahan yang sudah terjadi di tengah masyarakat.

Massa demonstrasi di Kota Medan, mendesak Prabowo untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada masyarakat di Boyolali.

Bukan hanya warga Medan, berdasarkan pengamatan, peserta unjuk rasa yang menggelar aksinya di Bundaran SIB, Jalan Gatot Subroto, itu juga terdiri atas warga Binjai dan Langkat. Kota Binjai dan Kabupaten Langkat merupakan dua daerah yang berada paling dekat dengan Kota Medan.

Setelah turun dari mobil-mobil angkutan umum yang ditumpanginya, massa langsung membentangkan spanduk dan poster-poster tuntutan sambil berorasi secara bergantian. Bagi mereka, ucapan Prabowo telah menyakiti hati dan menyepelekan masyarakat Boyolali.

"Ketika seorang negarawan mau meminta maaf secara langsung kepada masyarakat Indonesia, maka, itu barulah negarawan sejati," kata Eka Armada, Koordinator Aksi.

Dalam aksinya, mereka juga mengancam akan membuat unjuk rasa dengan jumlah massa yang lebih besar jika Prabowo tidak juga menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada warga di Boyolali.

Seorang peserta demo, Purwanto, 50, mengaku dirinya merasa sangat tersinggung dengan pidato Prabowo yang mengaitkan wajah warga Boyolali dengan kemiskinan.

Purwanto memang sudah merantau ke Sumatra Utara bersama dengan beberapa teman, bertahun-tahun lalu. Namun dia tetap merasa lekat dengan Boyolali yang merupakan kampung halamannya.

"Makanya saya ikut demo ini. Masih banyak kata-kata lain yang bisa diucapkan, tetapi kenapa mesti dengan kata-kata yang terkesan melecehkan begitu? Apalagi itu diucapkan oleh seorang calon Presiden" tuturnya.

Saat peresmian posko pemenangan di Boyolali beberapa waktu lalu, Prabowo sempat berpidato yang di antara isinya dinilai melecehkan warga kabupaten di Jawa Tengah tersebut.

"Hotel-hotel mewah sebut saja hotel di dunia yang paling mahal ada di Jakarta, ada Ritz Charlton, ada Waldorf Astoria. Namanya saja kalian enggak bisa sebut, dan macam-macam itu semua saya yakin kalian tidak pernah masuk hotel-hotel tersebut.

Betul (betul jawab peserta), dan kalau masuk, mungkin kalian diusir, mungkin tampang-tampang kalian tidak tampang orang kaya. Tampang-tampang kalian tampang Boyolali ini," kata Prabowo saat berpidato. (OL-1)

BERITA TERKAIT