Jawa Tengah Targetkan Kunjungan 45 Juta Wisatawan


Penulis: Akhmad Safuan - 09 November 2018, 13:45 WIB
 Kota Lama Semarang -- MI/Akhmad Safuan
Kota Lama Semarang -- MI/Akhmad Safuan

KEPALA Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Parekraf, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Trenggono, mengatakan target kunjungan wisatawan di Jawa Tengah tahun 2019 cukup besar yakni wisatawan domestik sebanyak 45 juta orang dan wisatawan asing 1,2 juta orang.

Jumlah tersebut lebih meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya, yakni tahun 2018 tercapai 41 juta wisatawan domestik dan 718 ribu wisatawan asing yang berkunjung di Jawa Tengah.

"Kita optimis target tercapai dengan banyaknya lokasi atau obyek wisata dan event-event menarik yang sudah teragendakan," kata Trenggono.

Pihaknya pun berupaya mencapai target dengan mengembangkan promosi destinasi wisata di Jateng dan membuka jaringan antara pelaku wisata Jateng dengan pelaku wisata luar Jateng. Salah satunya dengan menyelenggarakan Bursa Wisata Indonesia (BWI) kelima, Kamis (8/11) kemarin.

Kegiatan rutin tahunan ini, lanjutnya, diikuti oleh 103 seller dan buyer atau travel agen serta dihadiri sekitar 300 peserta dengan tema "Gayeng Reborn". Bukan hanya fokus pada bisnis, tetapi juga mampu membangun suasana yang gayeng sesuai khasanah budaya Indonesia khususnya Jateng.

Meningkatnya jumlah wisatawan yang datang, sangat mempengaruhi perekonomian warga. Karena tidak hanya lama tinggal wisatawan yang memberikan pemasukan, tetapi juga jumlah uang yang dibelanjakan di daerah ini.

"Kegiatan ini sekaligus membranding daerah-daerah di Jawa Tengah agar menarik wisatawan," ujarnya.

Baca Juga:

Target 20 Juta Wisatawan Asing pada 2019

Pantauan Media Indonesia, Jumat (9/11), pembenahan dilakukan pada berbagai lokasi wisata di Jawa Tengah dan diharapkan selesai memasuki tahun 2019. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan minat pengunjung di tahun-tahun mendatang.

Seperti di Kota Semarang, selain menambah lokasi wisata baru, juga dilakukan pembenahan pada objek yang sudah ada, yakni Kota Lama Semarang. Anggaran pembenahan mencapai Rp200 miliar.

"Anggaran revitalisasi Kota Lama Semarang ditambah, karena ada perubahan material yang menggunakan batu alam," ujar Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Demikian juga Salatiga yang menambah lokasi wisata baru Kampung Wisata Pancuran. Pun dengan wilayah lain seperti Pemalang, Pekalongan, Batang, Pati, Grobogan dan Blora yang terus membenahi dan menambah obyek wisata baru. Berbagai event menarik juga digarap untuk menyedot perhatian wisatawan domestik maupun asing.

"Kita terus benahi dan promosikan obyek wisata baru dan lama, sehingga tahun-tahun mendatang jumlah wisatawan ke sini akan meningkat," kata Bupati Pemalang Junaidi.(OL-5)

 

 

 

BERITA TERKAIT