Tulus Beli Enam Kalung Pendeteksi Gajah


Penulis: (Ant/H-3) - 09 November 2018, 07:00 WIB
MI/AGUNG
MI/AGUNG

SETELAH satu tahun berjalan, gerakan Teman Gajah yang digagas oleh penyanyi Tulus, 31, telah membeli sejumlah kalung pendeteksi lokasi untuk gajah. Kalung itu dibeli dengan uang hasil donasi masyarakat yang terkumpul melalui platform penggalangan dana daring, Kitabisa.com.

Saat ini, dana yang terkumpul telah mencapai sekitar Rp339 juta, dari total Rp500 juta yang ditargetkan. Gerakan Teman Gajah itu turut didukung organisasi nonpemerintah WWF (World Wide Fund for Nature) Indonesia. "Hingga saat ini kita sudah membeli enam unit kalung," ujar penyanyi yang populer dengan tembang Gajah itu, di Jakarta, Senin (5/11) malam.

Laki-laki kelahiran Bukittinggi, Sumatra Barat itu menuturkan, kalung tersebut akan dipasangkan di leher gajah-gajah yang berada di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung, dengan tujuan untuk mendeteksi lokasi arah perpindahan gajah selama berada di hutan.

"Sehingga diharapkan mampu meminimalisasi kemungkinan gajah-gajah menuju atau berada di lokasi konflik yang membahayakan keselamatan satwa bergading itu," beber pemilik nama Muhammad Tulus Rusyidi itu.

Tulus mendirikan gerakan Teman Gajah pada pertengahan 2017. Ide tersebut muncul setelah ia mengetahui kabar bahwa terdapat seekor gajah jinak di TN Bukit Barisan Selatan yang terbunuh.

"Dari situ saya betul-betul merasa tidak bisa diam lagi. Gajah jinak yang ditemukan mati dan dibunuh itu adalah gajah yang membantu saya dan tim dalam proses pembuatan musik video (lagu berjudul) Gajah beberapa tahun yang lalu. Jadi, saya pikir tidak mungkin hanya sekadar dengan sedih, tidak mungkin hanya sekadar merasa aduh kasihan ya, tapi tidak melakukan apa-apa, itu rasanya tidak mungkin," tutupnya.

 

BERITA TERKAIT