Harga Minyak Mentah Indonesia Naik US$2,68


Penulis: Antara - 08 November 2018, 22:40 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

INDONESIA Crude Price (ICP) atau harga minyak mentah Indonesia pada Oktober 2018 mengalami peningkatan sebesar US$2,68 AS jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

ICP Oktober 2018 mencapai US$77,56 per barel, naik sebesar US$2,68 per barel dari ICP September 2018 yang mencapai US$74,88, berdasarkan data yang dihimpun Antara di Jakarta, Kamis (8/11), dari laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Tim Harga Minyak Indonesia melaporkan, kenaikan juga dialami ICP SLC (Sumatran Light Crude) pada Oktober 2018, mengalami kenaikan sebesar US$2,71 per barel, dari US$75,38 per barel pada September 2018 menjadi US$78,09 per barel.

Peningkatan harga minyak mentah utama di pasar internasional salah satunya disebabkan laporan International Energy Agency (IEA) bulan Oktober 2018 yang menyebutkan terjadinya penurunan produksi minyak dunia sebesar 40 ribu barel per hari menjadi 100,30 juta barel per hari jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang dipengaruhi oleh penurunan produksi dari negara-negara Non-OPEC.

Berdasarkan laporan Energy Information Administration (EIA), stok gasoline dan produksi minyak mentah Amerika Serikat (AS) pada bulan Oktober 2018 juga lebih rendah dibandingkan stok distillate, stok gasoline, dan produksi minyak mentah AS pada akhir bulan September 2018.

Dari sisi geopolitik, kekhawatiran pasar atas rencana implementasi sanksi AS kepada Iran pada 4 November 2018 turut mempengaruhi naiknya harga minyak mentah. Analisa Platts memperkirakan ekspor minyak mentah dan kondensat Iran pada Oktober 2018 turun sebesar 1,81 juta barel per hari, juga menjadi penyebab kenaikan harga minyak internasional.

Selanjutnya, sentimen positif pasar atas kesepakatan antara AS, Kanada dan Meksiko pada North American Free Trade Agreement (NAFTA) yang diperkirakan berpotensi meningkatkan permintaan minyak serta badai Michael yang mempengaruhi penurunan produksi minyak AS di bulan Oktober 2018, menaikkan harga minyak mentah pada Oktober 2018.

Untuk kawasan Asia Pasifik, peningkatan harga minyak mentah dipengaruhi tingkat permintaan China meningkat yang dipengaruhi oleh potensi penimbunan stok menjelang musim dingin dan tingginya pengeluaran atas proyek pembangunan infrastruktur untuk menstimulasi perekonomian.

Perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada Oktober 2018 jika dibandingkan dengan September 2018 mengalami peningkatan menjadi sebagai berikut:

Dated Brent naik sebesar US$2,30 per barel dari US$78,85 per barel menjadi US$81,15 per barel.
WTI (Nymex) naik sebesar US$0,67 per barel dari US$70,08 per barel menjadi US$70,76 per barel.
Basket OPEC naik sebesar US$2,40 per barel dari US$77,18 per barel menjadi US$79,58 per barel.
Brent (ICE) naik sebesar US$1,52 per barel dari US$79,11 per barel menjadi US$80,63 per barel. (OL-1)

BERITA TERKAIT