Strategi Prabowo Curi Suara di Lumbung Jokowi Dinilai Gagal


Penulis: Akmal Fauzi - 08 November 2018, 20:35 WIB
. MI/PIUS ERLANGGA
. MI/PIUS ERLANGGA

JURU bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Arya Sinulingga mengatakan, strategi pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga mendatangi lumbung suara Jokowi untuk mencuri suara dinilai gagal.

Hal itu didasari minimnya massa yang hadir saat mereka berkampanye. Ia mencontohkan, ketika cawapres Sandiaga Uno kampanye ke Sulawesi Utara, masyarakat sepi menyambutnya.

"Kami tahu mas Sandi kemarin ke Sulawesi Utara yang merupakan lumbung suara Pak Jokowi misalnya, di sana yang datangnya sedikit, responsnya sedikit betul. Itu kenyataan. Senyap betul," kata Arya di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Kamis (8/11).

Ia menyarankan, baik Prabowo-Sandiaga tak perlu capek datang berkampanye di daerah. Lebih baik, menurut Arya, perkuat citra diri.

"Bagus perkuat saja yang dia kuat walau kita serang terus. Tapi kalau setiap tempat pak Prabowo yang dianggap kuat, kita selalu masuk dan sambutan baik," jelasnya.

Arya membandingkan dengan, TKN Jokowi-Amin yang berkampanye mengarahakan kampanye lewat calon legislatif dari 9 partai pengusung. Arya menyebut caleg turun ke masyarakat langsung itu efektif karena menyentuh akar rumput.

"Karena kami punya caleg-caleg tadi yang menyiapkan massa sejak awal. Caleg kami bekerja sejak dua bulan lalu dan terus bekerja di level bawah sampai grassroot," jelasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT