Persib Tetap Optimis Meski Pincang


Penulis: Nurul Fadillah - 08 November 2018, 19:25 WIB
MI/Ramdani
MI/Ramdani

PERSIB Bandung membutuhkan poin penuh untuk tetap bersaing di posisi tertas klasemen sementara Liga 1 2018. Perolehan 49 poin yang mereka kumpulkan dalam 29 laga terakhir masih berjarak empat poin dari PSM Makassar yang kini berada di puncak klasemen sementara tepat satu tangga di atas Maung Bandung.

Karena itu, Arsitek Persib, Mario Gomez tak ingin anak-anaknya terjegal pada laga selanjutnya melawan PSMS Medan di Stadion Kapten I Wayan Dipta (GIanyar), Jumat (9/10). Poin penuh menjadi incaran meski saat ini komposisi pemain dalam kondisi pincang.

Maung Bandung tak akan diperkuat sejumlah pilar mereka. Jonathan Bauman diragukan tampil akibat mengalami dislokasi bahu, begitu pula dengan Dedi KUsnandar yang dipastikan takkan merumput hingga akhir musim akibat cedera.

Bek Maung Bandung, Oh In-Kyun juga tak bisa dimainkan karena terjerat kartu merah di laga sebelumnya, sementara Febri Hariyadi saat ini bergabung bersama timnas Indonesia untuk Piala AFF 2018. Meski demikian, kondisi ini tak menyurutkan semangat Maung Bandung untuk tetap mengklaim poin penuh.

"Persiapan kami sangat baik dan kami tahu ini adalah laga yang penting bagi kami, kami juga tahu PSMS MEdan juga membutuhkan poin, tetapi buat kami tiga poin adalah yang terpenting, kami harus memenangi laga ini," ujar Gomez.

Gomez mengatakan, sudah mempersiapkan antisipasi untuk mengisi kekosongan dalam komposisi timnya. Lebih lanjut, pria berkebangsaan Argentint tersebut menegaskan, tak ingin memikirkan pesaing dalam perebutan gelar juara.

"Kami punya pemain-pemain bagus lainnya untuk besok, tak cuma Bauman, Dedi, Febri, dan Inkyun. Target kami adalah memenangi lima laga yang tersisa, step by step," tandasnya.

Maung Bandung baru saja kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Bhayangkara 2-1 pada pekan lalu. Sebelumnya, Maung Bandung harus puas dengan 2 laga imbang dan tiga kekalahan di lima laga terakhir.

Sementara itu, kondisi PSMS MEdan tak jauh berbeda. Dua kemenangan dan satu laga imbang di lima partai terakhir tak juga membuat mereka beranjak dari posisi juru kunci klasemen dengan hanya mengantungi 30 poin.

Maung Bandung pun memiliki rekor kemenangan lebih baik dalam duel kontra Ayam Kinantan. Dari tujuh pertemuan, Maung Bandung memenangkan 3 diantaranya dan meraih 2 imbang, sementara sisanya menjadi milik Ayam Kinantan.

Pelatih PSMS, Peter Butler mengatakan, laga kontra Maung Bandung bukanlah penentuan nasib mereka di Liga 1 2018. Menurutnya, kans PSMS untuk selamat dari zona degradasi masih tetap ada.

"Kita tahu ada enam pertandingan lagi, lolos atau tidak lolos degradasi itu bukan keputusan dalam satu minggu ke depan, kita masih ada harapan, mungkin di laga kontra Persebaya, Makassar, Jayapura, kita bisa dapat poin. Karena itu, kita fokus dan berjuang hingga menit akhir musim ini," pungkasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT