Debut Menjanjikan Solari di Liga Champions


Penulis: Nurul Fadillah - 08 November 2018, 15:05 WIB
Michal CIZEK/AFP
Michal CIZEK/AFP

SANTIAGO Solari mengawali debutnya di Liga Champions dengan gemilang. Sebagai pelatih sementara Real Madrid, Solari mampu membawa timnya meraih kemenangan telak 5-0 dari Viktoria Plzen di Doosan Arena pada Kamis (8/11) dini hari.

Kemenangan ini sekaligus menambah rekor positif Solari. Sejak mengambil alih Los Blancos dari tangan Julen Lopetegui pada 29 Oktober lalu, Solari berhasil memenangkan laga Copa del Rey 4-0 atas Melilla yang kemudian berlanjut pada kemenangan 2-0 melawan Valladolid di laga lanjutan La Liga 2018.

Rentetan kemenangan itu menjadikan Solari sebagai pelatih yang mengawali karirnya dengan hasil terbaik dalam sejarah Real Madrid. Sejak Luis Carniglia menukangi Los Blancos pada 1957 silam, belum ada pelatih yang mampu meraih tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan satu gol pun.

Solari akhirnya kembali mengulang sejarah bagi Los Blancos tersebut dengan menyapu bersih tiga pertandingan di awal karirnya. Tapi, Solari tidak melakukannya sendiri.

Di bawah asuhannya, Karim Benzema mampu tampil maksimal dengan mencetak tiga gol dalam tiga penampilannya. Ia juga melesakkan gol ke-200 nya di Liga Champions pada laga kontra Plzen sebelum menambahnya menjadi 201 melalui breeze yang ia ciptakan pada menit 20 dan 37.

Tiga gol lainnya dilesakkan oleh Casemiro (23'), Gareth Bale (40'), dan Toni Kroos (21'). Solari memuji penampilan anak-anak asuhnya yang bermain maksimal pada laga kali ini.

"Para pemain layak meraih kemenangan hari ini dan kami bisa mengalihkan fokus kami ke laga selanjutnya. Kami menjalani pertandingan ini dengan fokus dan Anda bisa melihat permainan kami di lapangan, hasil melawan Plzen membuktikan bahwa Real Madrid memiliki pemain yang bisa mencetak gol," ujarnya.

Raihan tiga poin atas Plzen menjaga peluang Los Blancos lolos ke babak 16 besar. Saat ini, El Real berada di peringkat kedua klasemen Grup G di bawah AS Roma dengan mengantungi poin yang sama, yakni 9 poin dan hanya kalah selisih gol. (UEFA/GOAL/A-2)

BERITA TERKAIT