TKN: Kasus Tampang Boyolali Harus Jadi Pelajaran


Penulis: Putri Rosmalia Octaviyani - 07 November 2018, 12:41 WIB
Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding -- MI/Susanto
Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding -- MI/Susanto

WAKIL Ketua TKN Jokowi-Amin, Abdul Kadir Karding, mengatakan masalah ucapan Prabowo yang menyinggung Boyolali harus jadi pelajaran. Khususnya bagi pemimpin dan calon pemimpin.

Karding pun tidak ingin berkomentar lebih jauh. TKN juga tidak perlu ikut campur karena bukan merupakan pihak terkait dengan masalah tersebut.

"Tetapi menurut saya, kami tidak bisa memberikan komentar apapun karena kami bukan pihak yang terkait langsung. Hanya saja tentu jadi pengalaman bagi kita, sebagai pemimpin dalam memberikan statement tentu harus hati-hati dan harus tahu konteksnya," kata Karding ketika dihubungi, Rabu (7/11).

Baca Juga:

Mahfud MD Sebut Ucapan 'Tampang Boyolali' sebagai Ejekan

 

Terkait permintaan maaf Prabowo, Karding mengatakan harus diapresiasi. Namun, ia menyayangkan karena disampaikan melalui perwakilan tokoh. Lebih baik, kata Karding, Prabowo sendiri yang langsung meminta maaf.

 

"Ya tentu, minta maaf itu bagian dari hal yang baik. Perlu diapresiasi sayangnya memang tidak langsung. Mestinya langsung disampaikan dan akan lebih bagus kalau ada perwakilan tokoh-tokoh dari Boyolali," tuturnya.

Karding berharap tidak ada lagi bentuk kampanye serupa yang dapat menyinggung kelompok tertentu di kemudian hari. Baik oleh pihak petahana maupun oposisi.

"Kami ingin terus mendorong agar kampanye dibangun atas kesopanan, konten-konten positif dan juga bercanda yang wajar dan tidak menyinggung serta melukai," tutup Karding.(OL-5)

BERITA TERKAIT