Kisah di Balik Polapike, Film Pendek Ngapak Kebumen yang Sedang Viral


Penulis: Despian Nurhidayat - 05 November 2018, 16:15 WIB
Facebook Rendra Polapike
Facebook Rendra Polapike

SUDAH tonton film pendek ngapak Kebumen yang diperankan tiga bocah? Jika belum, Anda bisa cari film itu di Youtube maupun Facebook dan selamat terpingkal.
Film pendek bernama Polapike itu sekarang sedang viral dan ramai dibagikan di dunia maya dan sudah diproduksi hingga episode ke 17 (dirilis 3 November 2018).
Di kebanyakan episodenya, pemeran utamanya adalah tiga bocah yang berkawan, yakni Azkal, Fadly dan Ilham. Sesuai dengan keterangan judulnya, ketiganya berbicara dengan bahasa Jawa berlogat 'ngapak' khas Kebumen.
Kisah yang diangkat keseharian khas anak-anak, seperti soal mancing di sungai, jajan bakso hingga obrolan cita-cita. Kisah itu jadi kocak karena paduan kepolosan dan sok tahu khas anak-anak serta bahasa 'ngapak' tadi.


Salah satu video berjudul nyamuk contohnya, dalam video tersebut Azkal berpapasan dengan Ilham di jalan. Ditanya darimana, Azkal lalu menjawab bahwa ia baru saja membeli obat nyamuk. Dijawab begitu, Ilham malah bertanya lagi jika nyamuknya sakit apa. "Deneng sih (maksudnya apa)?," tanya Azkal. "Lah itu ditukuke obat (lah itu dibeliin obat)," kata Ilham.
Video episode Nyamuk ini ini sudah mendapatkan 110,675 views, 2 ribu like, 36 dislike, dan 413 komentar dari warganet yang kebanyak mengapresiasi video ini. Video ini diunggah pada 30 Oktober 2018. Dari keterangan di akhir video, terbaca jika hampir semua proses produksi film-film itu dibuat oleh Rendra Polapike dan channel Youtube-nya sudah punya 23ribu pelanggan.


Pria yang juga kerap muncul di beberapa episode Polapike itu nyatanya bukan orang baru dalam dunia hiburan. Sebelumnya ia pernah tergabung dalam sebuah grup lawak dan mengikuti ajang kompetisi grup lawak yang diadakan di Indosiar dengan nama grup ASN (Arti Sebuah Nama). Setelah itu, ia juga banyak terlibat dalam sitkom di beberapa TV Swasta yaitu Ok Jek, TTM (Tetangga tapi Mantan), dan masih banyak lainnya.


"Itu pertama kalinya saya terjun di ajang komedi, alhamdulillah mendapatkan runner up. Padahal sebelumnya saya hanya seorang penyiar radio lokal yang merangkap sebagai wartawan radio di Kabupaten Temanggung yaitu eRT.FM yang sama sekali tidak ada komedi-komedinya," ungkap Rendra saat dihubungi oleh Media Indonesia (5/11).
Rendra pun mengungkapkan ide awal Film Pendek Ngapak Kebumen ini bermula dari berakhirnya sinetron TTM. Ia kemudian diminta pulang ke Sadangwetan, Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah oleh ibunya yang sedang sakit.


Setelah pulang, Rendra rupanya merasa gatal untuk berkarya dan ia pun memutuskan untuk membuat sebuah film pendek yang awalnya ia lakukan bersama dengan para pemuda Sadangwetan. Ketika itu, ia memutarkan video hasil karya nya di depan masyarakat sembari menonton piala dunia 2018, dan banyak masyarakat yang mengapresiasi, ada juga yang mengkritik bahwa video tersebut terlalu lama karena awalnya Rendra membuat video ini berdurasi 15 menit. Ia pun akhirnya menemukan 3 orang bocah yang akhirnya menjadi pemeran di video Polapike saat ini yaitu Azkal, Fadly, dan Ilham.


Polapike sendiri merupakan arti dari apik banget dalam bahasa Indonesia. Warga Kebumen, biasnya menggunakan kalimat imbuhan pol dalam kesehariannya. Pol Apike, itu merupakan kalimat yang biasa di lontarkan para tetangga dan masyarakat ketika menyaksikan karya Rendra. Akhirnya ia pun menggunakan nama Polapike tanpa spasi yang berkonotasi positif dan ia juga berharap bahwa ini mungkin bisa jadi doa dan berkah untuknya. (M-1)

 

BERITA TERKAIT