Kiai Ma'ruf Silaturahmi ke Tiga Sesepuh Ponpes Krapyak Yogyakarta


Penulis: Micom - 14 October 2018, 13:22 WIB
Dok TKN Jokowi-Amin
Dok TKN Jokowi-Amin

CALON Wakil Presiden RI nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menyelesaikan silaturahminya ke tiga tokoh di Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak, Yogyakarta, Minggu (14/10).

Yang pertama dikunjungi Kiai Ma'ruf adalah KH Atabik Ali, Ketua Yayasan Ali Maksum, yang sedang sakit.

"Beliau itu menerima saya dengan sangat terharu. Beliau kawan saya dan dulu seangkatan dengan saya. Sering bertemu dalam perbincangan-perbincangan. Halaqah-halaqah keagamaan dengan teman-teman yang lain," kata Kiai Ma'ruf.

Di dalam silaturahmi keduanya, Kiai Ma'ruf Amin mendoakan sang sahabat agar segera pulih kesehatannya.

Setelah itu, Kiai Ma'ruf bersilaturahmi ke kediaman Nyai Ida Zainal Abidin, yang terletak tidak sampai 100 meter dari kediaman Kiai Atabik di Kompleks Ponpes Krapyak. Nyai Ida ditemani Nyai Warsun ketika menerima Kiai Ma'ruf dan Istri, Nyai Wuri Estu Handayani.

Nyai Ida adalah istri KH Zainal Abidin Munawwir, sesepuh di Ponpes Krapyak.

Ketika masih hidup, Kiai Ma'ruf mengaku Kiai Zainal sering halaqah dengan dirinya. Sementara Nyai Ida banyak berhubungan dengannya dalam aspek pengembangan ekonomi syariah.

"Terutama soal bank syariah," kata Kiai Ma'ruf, yang juga Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah.

Terakhir, Kiai Ma'ruf bersilaturahmi ke kediaman cucu pendiri Ponpes Krapyak KH Al Munawwir. Yakni KH Najib Abdul Qodir.

"Beliau ini adalah salah seorang Rais Syuriah di PB NU. Jadi saya bertemu dengan sahabat saya, kolega saya, dengan pengasuh pondok pesantren," kata Kiai Ma'ruf, yang juga pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi, Serang, Banten itu.

Ketika oleh wartawan ditanyakan apakah dirinya tidak takut disemprit Bawaslu karena berkunjung ke pesantren, Kiai Ma'ruf mengatakan dirinya hanya bersilaturahmi. Dan di dalam silaturahmi itu tidak ada kampanye.

Kiai Ma'ruf memahami seorang capres-cawapres memang tidak boleh berkampanye di institusi pendidikan, termasuk pesantren.

"Ya tidak apa-apa kalau bukan kampanye. Kalau silaturahim kan enggak apa-apa. Maka saya kan enggak pernah kampanye di pesantren. Tapi saya selalu silaturahim," ujar Kiai Ma'ruf. (RO/OL-2)

BERITA TERKAIT