Tim Optimistis Jokowi-Amin Raih 60% Suara di Jabar


Penulis: Putri Rosmalia Octaviyani putri@mediaindonesia.com - 14 October 2018, 09:15 WIB
MI/BAYU ANGGORO
MI/BAYU ANGGORO

TIM kampanye daerah pasangan capres dan cawapres Joko Wi-dodo-Ma'ruf Amin menargetkan meraih 60% suara di Jawa Barat. "Jawa Barat merupakan salah satu wilayah strategis di Pilpres 2019 mendatang. Jumlah penduduknya sekitar 40 juta jiwa. Kami targetkan pasangan Jokowi-Amin bisa meraih 60%," kata Sekretaris Tim Kampanye Daerah Jawa Barat, Abdy Yuhana, di Bandung, kemarin.

Saat ditemui seusai Rakorda Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Abdy mengatakan terdapat sejumlah daerah di Jawa Barat yang perlu mendapat perhatian khusus agar pasangan Jokowi-Amin bisa menang di wilayah itu.

"Berdasarkan pemetaan, daerah priangan timur dan barat perlu mendapat perhatian khusus karena kurang menguntungkan bagi pasang-an Jokowi-Amin," kata dia.

Ia menuturkan, untuk memperoleh suara dari daerah tersebut, dibutuhkan komunikasi dan sosialisasi yang intens, terutama terkait sejumlah program selama kepemimpinan Jokowi.

"Oleh karena itu, akan dilakukan berbagai upaya dan komunikasi, tapi tidak boleh fitnah, hoaks, atau bohong. Jadi tetap kampanye yang santun," tuturnya.

Sejumlah tokoh ternama, seperti TB Hassanudin, Dedi Mulyadi, Uu Ruzhanul Ulum, dan Ridwan Kamil siap membantu.

"Sejumlah nama dari pasangan calon gubernur dan gubernur terpilih Jawa Barat siap mendukung. Tentu ini menjadi sisi positif dalam pemenangan di Jawa Barat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bara JP Jawa Barat, Dwi Subawanto, mengatakan akan berfokus pada urban people karena kekalahan Jokowi pada Pilpres 2014 di Jawa Barat dipengaruhi oleh urban people tersebut.

"Urban people tidak memiliki nilai atau ideologi politik. Mereka mudah berubah oleh berbagai faktor, seperti sembako atau uang. Berdasarkan pemetaan, ada di daerah Depok, Bogor, dan Bekasi," ungkapnya.

Unggul telak
Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin menilai Jokowi unggul atas Prabowo Subianto dengan skor 5, sedangkan Prabowo masih terpuruk di angka minus 3. Sekretaris TKN Jokowi-Amin, Hasto Kristiyanto, menyebut hal yang menjadi unggulan Jokowi ialah pembukaan Asian Games 2018, pengambilan nomor urut peserta Pilpres 2019, momentum kampanye damai, sambutan pembukaan Asian Para Games, dan pidato dalam pertemuan tahunan IMF-World Bank di Bali yang memberikan analogi hubungan antarnegara maju ibarat serial Game of Thrones.

Sementara itu, minus 3 yang dimaksud ialah tiga sikap dan pernyataan Prabowo yang dianggap merugikan pihaknya dan Sandiaga. Ketiga hal negatif itu ialah ikut menyuarakan kebohongan Ratna Sarumpaet, menyebut Indonesia akan bubar, dan pidato mengenai ekonomi kebodohan.

"Semuanya bernada negatif tanpa basis nilai kenegarawanan yang kuat, maka skor Pak Prabowo berkurang menjadi minus," ungkap Hasto.

Dukungan terhadap Jokowi-Amin juga datang dari tenaga kerja bongkar muat (TKBM) Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Mereka menyatakan bulat mendukung pasangan itu dalam pilpres mendatang.

"Kami berjumlah 2.400 pekerja sudah bulat mendukung Jokowi-Amin," ujar H Suparman, Ketua Koperasi Karya Sejahtera TKBM Tanjung Priok.

Di sisi lain, meski tak masuk TKN, Yenny Wahid menegaskan tetap berkomitmen untuk mendukung dan membantu pemenangan Jokowi-Amin. (Hym/P-2)

BERITA TERKAIT