Terima Kasih kepada para Penonton


Penulis:  (Rul/R-3) - 14 October 2018, 07:20 WIB
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

PRESTASI seorang atlet tidak hanya dilihat dari medali yang dicapai. Jika tidak meraih medali emas, tidak otomatis bahwa seorang atlet dikatakan tidak sukses.

Perjuangan seorang atlet di arena pertandingan pun menjadi bentuk kesuksesan. Terlebih bagaimana dia berjuang untuk menjadi yang terbaik.

Salah satu atlet yang menjadi sorotan dan dukungan dari para penonton yang memenuhi ruangan Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin, ialah pebulu tangkis Ukun Rukaendi.

Saat tampil melawan pemain unggulan dari India Pramod Bhagat di babak final bulu tangkis nomor tunggal putra SL3 kemarin, Ukun mendapat dukungan yang luar biasa.

"Ukun. Ukun. Ukun," teriak para penonton. Para penonton yang hadir tak henti mengelu-elukan nama Ukun. Ukun pun menyambut elu-elukan tersebut dengan menepukkan raket ke telapak tangannya.

Ketika shuttlecock masuk ke daerah lawan, Ukun mengekspresikan kepuasannya dengan gaya sujud, mengepalkan tangan, atau berteriak.

Ekspresi unik yang ditunjukkan Ukun atau akrab disapa 'Pak Ukun' membuat penonton semakin bersemangat memberi dukungan. Bahkan, penonton berulang berteriak, "Masuk Pak Ukun!"

Namun, Bhagat yang memang menjadi unggulan pertama tidak bisa ditaklukkan Ukun. Ukun yang telah berusia 48 tahun itu akhirnya harus mengakui kehebatan pemain asal 'Negeri Hindustan' dengan skor 19-21, 21-15, dan 14-21.

Dengan kekalahannya, Ukun harus puas dengan medali perak. Namun, dia mengaku sangat berterima kasih kepada para penonton yang telah memberi dukungan kepada dirinya secara luar biasa.

"Penonton luar biasa menambah semangat, tapi mohon maaf belum bisa kasih yang terbaik," ucap Ukun.

Jalan pertandingan babak final nomor tunggal putra SL3 memang berlangsung alot. Pada set pertama. Reli-reli panjang menghiasi pertarungan dua atlet tersebut.

Beberapa kali Ukun sukses menempatkan pukulan yang tidak mampu dikembalikan Bhagat. Namun, Bhagat membalasnya dengan pukulan keras tajam yang tak mampu dihadang Ukun.

Set pertama berhasil dimenangi Bhagat dengan angka 19-21. Pada set kedua, Ukun bangkit dan menang dengan skor 21-15. Namun, pada set penentuan, Ukun kembali kalah 14-21.

"Saya ajak reli dia enggak melayani, dan netting dia juga lagi mulus. Lawannya memang bagus," pungkas Ukun yang di babak semifinal mengalahkan pemain India Manoj Sarkar.

BERITA TERKAIT