Thomas Lembong Pilih Tidur setelah Gempa


Penulis: (Uud/H-3) - 12 October 2018, 09:00 WIB
ANTARA FOTO/Wira Suryantala
ANTARA FOTO/Wira Suryantala

GEMPA berkekuatan 6,4 skala Richter pada Kamis (11/10) dini hari yang berpusat di Situbondo dan terasa hingga ke Bali menjadi bahan pembicaraan di Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong, 47, pun menceritakan pengalamannya merasakan gempa saat memberikan sambutan dalam BKPM-HSBC Infrastructure Forum, kemarin.

"Saya sudah tertidur pada saat gempa pukul 02.30 WIB tadi. Saya terbangun karena guncangan dan berpikir apakah harus evakuasi atau kembali tidur. Akhirnya saya pilih untuk melanjutkan tidur kembali, " kata Thomas Lembong yang disambut tawa hadirin.

Namun, dengan wajah serius, Thomas melanjutkan bahwa gempa Situbondo itu bukan gempa satu-satunya yang membuat dia terkejut. Gempa kedua yang membuatnya kaget ialah pasar saham di Amerika Serikat yang meluncur turun hingga minus 3%.

Dow Jones Industrial Average (DJIA) ambrol 3,15%, S&P 500 jatuh 3,29%, dan Nasdaq Composite amblas 4,44%. Wall Street 'kebakaran'. Penyebab kejatuhan bursa saham New York ialah kembali bersinarnya pasar obligasi negara AS.

"Jadi kita semalam diguncang dua gempa, satu di Bali dan satu di AS," ujar Tom, demikian dia biasa disapa. 

BERITA TERKAIT