Momen Balas Dendam Tiga Singa


Penulis: SATRIA SAKTI UTAMA - 12 October 2018, 05:35 WIB
 Paul ELLIS / AFP
Paul ELLIS / AFP

PIL pahit harus ditelan Inggris di Piala Dunia 2018 lalu. Kroasia menjadi penghalang laju Inggris ke fi nal setelah Luka Modric dan kawankawan menang 2-1. Kini tim ‘Tiga Singa’ memiliki kesempatan emas untuk membalaskan dendam tersebut. Dini hari nanti di Stadion Rijeka, Inggris, yang ditangani Gareth Southgate akan dijamu Kroasia dalam lanjutan penyisihan Grup 4 Liga A UEFA Nation Cup 2018.

Walau bermain di kandang lawan, tidak membuat Inggris tipis peluang meraih kemenangan. Dari delapan laga menghadapi Kroasia, Inggris meraih empat kemenangan dan sekali imbang dengan mencetak 19 gol. Peluang itu makin terbuka dengan penampilan kurang menyakinkan Kroasia selepas tampil di fi nal Piala Duani 2018.

Di ajang UEFA Nations Cup, Inggris dan Kroasia sama-sama dikalahkan Spanyol. Namun, nasib Kroasia jauh lebih buruk karena takluk dengan setengah lusin gol, sedangkan Inggris kalah 1-2 dari Spanyol.

Selain itu, skuat Inggris saat ini juga diperkuat pemain-pemain berkualitas, terutama di lini tengah. Sejak era Paul Gascoigne berakhir, tim nasional (Timnas) Inggris seperti kehilangan sosok maestro di lini tengah mereka.

Namun, reinkarnasi Gazza sapaan Gascoigne mulai terlihat tahun ini. Timnas Inggris seperti tertimpa ‘durian runtuh’ karena sejumlah gelandang muda bertalenta tiba-tiba muncul ke permukaan. Sebut saja James Maddison yang saat ini memperkuat Manchester City, gelandang muda Derby County Mason Mount, dan pemain muda milik Borussia Dortmund, Jadon Sancho.

Sinar Sancho
Di antara ketiga pemain itu, nama terakhir memang paling menjadi perhatian utama di Inggris. Sancho saat ini baru berusia 18 tahun, tapi telah tampil fenomenal musim ini. Mantan pemain Manchester City ini mencatatkan lebih banyak assist dibanding pemain lain di lima liga top Eropa. Total Sancho mencetak sembilan assist, termasuk satu di Liga Champions Eropa.  

“Pertumbuhan di Inggris saat ini sangatgila. Banyak terdapat pemain muda di luar sana yang ingin bermain. Jadi, saya berharap banyak pemain muda seperti saya mencapai potensinya dan menikmati ini. Anda juga harus siap mengambil risiko,” kata Sancho. Manajer Manchester City Pep Guardiola membiarkan Sancho pergi pada 2017. Namun, Sancho baru mendapatkan kesempatan bermain satu musim setelahnya.

Maddison dan Mount belum berada di level yang sama dengan Sancho. Namun, mereka tetap pantas diperhitungkan karena tampil baik dengan klub masing-masing. Maddison telah mencetak tiga gol dan dua assist dalam delapan laga Liga Primer Inggris musim ini bersama Leicester City.

“Saya melihat di skuat Leicester terdapat Harry dan Jamie yang selalu dipanggil rutin untuk Timnas Inggris. Saya pikir itulah tempat yang saya juga ingin pergi dan mendapatkannya,” ujar Maddison.

Di sisi lain, Mount masih berstatus sebagai pemain pinjaman dari Chelsea dan sangat menikmati momennya bersama Frank Lampard, pelatih Derby County. Mount telah mencatatkan lima gol dalam 15 laga yang dijalaninya musim ini. “Dia dapat berada di puncak level karena dia masih 19 tahun dan bermain dengan kemampuan dan kualitas. Dia sangatlah brilian,” sebut Lampard. (AFP/R-1)

BERITA TERKAIT