Wapres Hadiri Closing APG


Penulis: (Beo/R-2) - 12 October 2018, 04:50 WIB
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

UPACARA penutupan Asian Para Games 2018 akan dilaksanakan di Stadion Madya, Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (13/10). Masyarakat sudah bisa membeli tiketnya secara daring dengan mangakses tautan asianparagames2018.loket.com.
Menurut Wakil Direktur PR & Media Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (Inapgoc) Tina Talisa, harga tiket dibagi menjadi enam kategori. Untuk yang paling murah Rp200 ribu untuk kategori­ festive class B dan festive wheelchair.

“Harga Rp250 ribu untuk kategori class 2 west dan class 2 east. Kemudian, festive class A harganya Rp400 ribu dan yang paling mahal Rp500 ribu class 1 east,” kata Tina dalam keterangan resminya, Kamis (11/10).

Tina menambahkan, tema yang diangkat dalam upacara tersebut ialah Moment of wonder. Selain itu, upacara penutupan juga akan menjadi momen selebrasi bagi para atlet yang sudah berkompetisi selama sepekan dan melebur sebagai saudara.

“Pertunjukan tidak hanya dimeriahkan oleh bintang Indonesia, juga artis internasional. Beberapa nama besar siap menghibur, di antaranya Rio Febrian, NTRL, Judika, Cokelat, Sheryl Sheindafia, Claudya Fritsca, Naura, dan Zizi Raziq. Tak ketinggalan girl band asal Korea Selatan, AOA,” pungkas Tina.

Terpisah, Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari optimistis penutupan bakal berlangsung meriah meski acaranya bukan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

“Kalau penutupan saya tidak khawatir karena pesta kita semua. Di acara meski bangku penonton sedikit, atlet juga sudah banyak. Tapi, yang penting pesannya sampai. Saya belum menemukan satu pun ada feed back negatif soal pembukaan,” ujar Oktohari.
“Bahkan, ketika pembukaan, ada yang sampai meraung-raung nangis karena rasanya­ memang berbeda. Waktu orang menyaksikan Asian Games 2018, mereka punya ekspektasi yang berbeda,” sambung dia.

Ketika ditanya siapa yang akan menutup Asian Para Games, Oktohari mengatakan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang akan hadir. “Kemasannya berbeda, tapi tetap banyak pesan kemanusiaan yang disampaikan. Tentang disability to ability, menghilangkan perbedaan,” kata Oktohari.

Okto menyebut dalam acara penutupan nanti lebih ingin membuat para atlet berkesan dengan APG Jakarta 2018, khususnya para atlet yang berasal dari luar negeri.  (Beo/R-2)

BERITA TERKAIT