Menpora Siap Perjuangkan Harapan Para Atlet


Penulis:  (Ant/R-2) - 12 October 2018, 03:45 WIB
MI/ROMMY PUJIANTO
MI/ROMMY PUJIANTO

MENTERI Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi berjanji akan memperjuangkan harapan­ para atlet disabilitas peraih medali di Asian Para Games 2018 yang terbentur usia untuk menjadi PNS. “Tetap kita akan perjuangkan nanti, tapi kalau sudah aturan,  undang-undang­kita harus laksanakan, cuma harus ada solusinya­ nanti,” kata Imam Seusai meninjau arena catur di GOR Cempaka Putih Jakarta, Kamis (11/10).

Namun, ia memastikan, bonus yang didapat atlet disabilitas berprestasi di Asian Para Games 2018 akan sama dengan Asian Games 2018. “Besaran bonus tanggung jawab saya langsung.  Kita berikan sama seperti Asian Games,” katanya.  

Adapun mengenai janji akan diangkat sebagai PNS merupakan kewenangan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta bonus rumah dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat.

Sebelumnya, Imam Nahrawi sempat berbincang-bincang dengan sejumlah atlet catur Asian Para Games 2018 dan menyemangati mereka yang telah menyumbangkan 6 medali emas, 3 perak, dan 3 perunggu.  

Kesempatan tersebut tidak disia-siakan para atlet untuk mempertanyakan bonus mereka.  Atlet catur kelas PI (daksa) Simanja Nasip Farta sebelumnya mengharapkan adanya kebijakan pemerintah bagi mereka yang berprestasi tapi sudah berusia di atas 35 tahun.  Kecil kemungkinan bagi mereka untuk menjadi PNS seperti yang dijanjikan karena batas usia yang ditetapkan ialah 35 tahun.

“Harapan kami adalah perhatian pemerintah bagi kami yang sudah berusia di atas 35 tahun ini,” ujar Simanja.  

Menyoal keberhasilan kontingen Indonesia di Asian Para Games 2018 telah melampaui target 16 medali emas. Menpora optimistis jumlah emas Indonesia bisa terus bertambah, mengingat masih banyak nomor yang akan dipertandingkan­ di sisa hari penyelenggaraan. “Tenis meja sebenarnya hanya ditarget 2 emas, tetapi ternyata bisa mendapatkan 4. Catur juga melebihi target 4 emas yang ditetapkan,” kata Imam.

Untuk lawn bowl, kita tidak berikan target karena merupakan olahraga baru. Namun, keuntungan sebagai tuan rumah berupa waktu adaptasi di venue pertandingan membuat persiapan kita lebih matang dibanding negara lain. Hasilnya, kita mendapatkan 4 emas,” lanjutnya. (Ant/R-2)

BERITA TERKAIT