Atletik Tambah Medali Lagi


Penulis: Nurul Fadillah - 12 October 2018, 01:55 WIB
MI/RAMDANI
MI/RAMDANI

TIM paraatletik Indonesia berhasil menambah dua medali untuk kontingen Tanah Air di Asian Para Games (APG) 2018 Kamis (11/10).. Medali perak disumbang Nur Ferry Pradana merebut medali pe­rak di nomor lari 400 meter T45/46/47 dengan catatan waktu 49,86 detik.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (11/10)., Nur Ferry Pradana mengalahkan pelari India, Maan Sandeep Singh, yang meraih perunggu dengan 50,07 detik. Sementara itu, pelari Tiongkok Wang Hao berhak mendapatkan medali emas dengan catatan waktu 48,64 detik.

Dari nomor lari 400 meter T12 putra, Eko Saputra dengan catatan waktu 53,16 detik harus puas dengan medal­i perunggu. Medali emas direbut pelari Iran, Alinajimi Vahid, dengan catatan waktu 49,98 detik, sedangkan medali perak direbut pelari Vietnam  Pham Nguyen Khanh Minh dengan torehan waktu 50,94 detik.  

Dengan demikian, konti­ngen Indonesia sudah me­ngumpulkan 6 medali emas, 11 perak, dan 8  perunggu dari cabang paraatletik hingga Kamis (11/10).

Ketika menanggapi raihan medali perunggunya, Eko Saputra menyebut hal tersebut sudah sesuai dengan target. “Peringkat ketiga ini sudah sesuai dengan yang saya targetkan,” tutur Eko seusai bertanding.

Di sisi lain, Nur Ferry Pradana tidak dapat memberikan keterangan setelah pertandingan kepada para pewarta karena mengalami cedera dan harus dibantu ke luar dari stadion.
Optimistis emas dari catur

Para pecatur Indonesia masih optimistis mampu menambah emas dari nomor catur cepat Asian Para Games 2018.

Berdasarkan grafik, prestasi para atlet cabang paracatur Indonesia di kategori catur cepat hingga babak keempat mengalami peningkatan. “Oleh karena itu, kita masih optimistis, masih ada peluang emas,” kata manajer timnas catur Indonesia Heri Isranto di GOR Cempaka Putih Jakarta, Kamis (11/10).

Heri menjelaskan kepastian peluang medali dari para pecatur tuan rumah  baru bisa diketahui pada babak kelima catur cepat yang akan berlangsung hari ini.

Lebih lanjut Heri mengatakan, untuk kelas VI-B1 (netra) Indonesia masih memimpin dan peluang emas masih tinggi.

Poin tertinggi untuk kelas B1 perorangan pria dipegang Edy Suryanto dengan 3,5 poin dan Hendi Wirawan serta Carsidi yang mendapatkan masing-masing 2,5 poin.  

Di kelas B1 perorangan putri Tati Karhati mendapatkan 3,5 poin, disusul Wilma Margaretha Sinaga 2,5 poin dan Debi Ariesta 2 poin. Di kelas PI (daksa) perorangan pria Maksum Firdaus mendapat 2,5 poin, Sutikno 3 poin, sedangkan Suhardi Sinaga masih kosong.
Untuk kelas PI perorangan putri 2 poin masing-masing diraih Simanja Nasip Farta, Roslinda Manurung, dan Yuni.  Di kelas B2/B3 perorangan pria, Gayuh Satrio mendapat 3 poin, disusul Adji Hartono dengan 2,5 poin, dan M Haryanto 1,5 poin.

Sebelumnya, di kategori catur standar timnas Indonesia telah berhasil mengumpulkan 6 medali emas, 3 perak, dan 3 perunggu. (Ant/R-3)

BERITA TERKAIT