Sriwijaya Kelimpungan, Bhayangkara Timpang


Penulis: Satria Sakti - 11 October 2018, 19:45 WIB
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

BHAYANGKARA FC akan menjamu Sriwijaya FC dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2018 di Stadion PTIK Jakarta pada Jumat (12/10) sore. Kedua tim menargetkan tiga angka untuk memperbaiki peringkat. Saat ini Bhayangkara FC berkutat di area papan tengah, sedangkan Sriwijaya FC terus berusaha menjauhi ancaman degradasi.

Akan tetapi, kondisi kedua tim jauh dari kata ideal. The Guardians--julukan Bhayangkara-- sedang dalam tren buruk seusai kalah dalam tiga laga terakhir. Mereka takluk 0-2 dari Persela Lamongan dan PS TIRA saat melakoni laga tandang serta diimbangi Barito Putera dengan skor 2-2 di kandang sendiri.

"Kuncinya kembali ke konsistensi. Saat Liga tersisa 10 pertandingan lagi, kita harus konsisten. Tim yang dapat melakukannya maka tim itu bisa berada di atas atau bahkan menjadi juara," kata pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (11/10).

Kendati demikian, Bhayangkara FC tetap diunggulkan merebut poin penuh ketimbang sang tamu. Paulo Sergio dkk tercatat tidak pernah terkalahkan jika bermain di kandang sendiri. Hasil realistis yang dapat diharapkan Sriwijaya ialah imbang. Pasalnya, dari 11 laga kandang, Bhayangkara FC kehilangan poin di enam pertandingan di antaranya.

"Sriwijaya mungkin saat ini ada di papan bawah, tapi terkadang kalau kita bermain lawan tim papan bawah mereka memiliki semangat lebih. Itu yang harus kita kejar. Semangatnya harus kita samakan. Baru kualitas pemain bisa mengubah hasil pertandingan," tambah pelatih asal Skotlandia ini.

Di lain pihak, Sriwijaya FC sedang kelimpungan karena ditinggal sejumlah pemain intinya untuk membela tim nasional. Trio Esteban Viscara, Alberto Goncalves, dan gelandang Zulfiandi harus membela panji 'Garuda'--julukan Timnas Indonesia-- dalam menjalani jadwal internasional Oktober ini. Adapun gelandang muda Syahrian Abimanyu dan bek Samuel Cristianson saat ini fokus bergabung dengan skuat Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFC U-19 yang mulai bergulir 18 Oktober.

"Kami kehilangan lima pemain dan itu jadi masalah untuk kami. Kami sudah berbicara dengan pelatih Timnas dan PSSI. Tapi mereka juga kesulitan, kalau kita dikasih nanti menimbulkan kecemburuan untuk klub lainnya," kata pelatih Sriwijaya Subangkit di kesempatan yang sama.

Subangkit pun mencoba mengangkat mental timnya untuk berjuang meski dalam keterbatasan. Ia mengaku optimis anak asuhnya dapat mencuri poin di PTIK. "Kita sudah latihan dengan materi yang ada. Mereka (Bhayangkara FC) bermain bagus sekali di kandang, materi pemain juga kuat. Tapi kita tetap berusaha untuk mencuri poin," sambungnya. (A-2)

BERITA TERKAIT