Indonesia Lampaui Target


Penulis: Nurul Fadillah - 11 October 2018, 07:19 WIB
MI/ROMMY PUJIANTO
MI/ROMMY PUJIANTO

PRESTASI para atlet disabilitas Indonesia di multiajang Asian Para Games 2018 sungguh sangat membanggakan.

Tidak hanya menggapai target 16 emas, kontingen 'Merah Putih' bahkan melampaui target tujuh besar yang semula dicanangkan pemerintah.

Hingga kemarin, tim Indonesia menduduki posisi enam besar di klasemen sementara. Hingga pukul 20.00 WIB, tim Indonesia mengoleksi 23 medali emas, 29 perak, dan 31 perunggu dalam pesta olahraga terbesar penyandang disabilitas di Asia tersebut.

Presiden Joko Widodo mengapresiasi pencapaian konti-ngen 'Merah Putih' tersebut.

"Sejak awal saya memberikan target itu 16 besar dan masuk setidaknya delapan besar. Tetapi saya yakin Indonesia bisa mendapat lebih dari itu, bahkan lebih dari 20 emas," kata Jokowi saat mengunjungi arena pertandingan angkat berat di Balai Sudirman, Jakarta, kemarin.

Jokowi berharap para atlet disabilitas Indonesia mempertahankan prestasi mereka hingga jenjang lebih tinggi seperti Paralimpiade. "Kompetisi itu ada target, tetapi kemudian ternyata melampaui. Itu jelas bagus sekali."

Indonesia memborong emas tiga hari menjelang berakhir-nya perhelatan Asian Para Games 2018. Kemarin, lebih dari 10 emas diraih konti-ngen Indonesia dari cabang catur, atletik, tenis meja, dan renang. Kali ini catur mendulang medali emas terbanyak dengan total 6 emas, 3 perak, dan 3 perunggu.

Menpora Imam Nahrawi optimistis perolehan medali Indonesia bertambah hingga hari terakhir, Sabtu (13/10).

"Alhamdulillah, terima kasih ya Allah atas dukungan masyarakat Indonesia, suporter, atlet, pelatih, dan asisten pelatih. Kami bersyukur di hari kelima ini menghasilkan belasan medali," ujar Imam.

Borong medali

Kemarin, tim Indonesia memboyong tiga medali langsung, yakni emas, perak, dan perunggu, di nomor lari 100 meter putri T13 dalam perlombaan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan.

Putri Aulia meraih medali emas setelah mencatatkan waktu 12,49 detik. Kemudian Ni Made Arianti Putri menyu-sul di belakangnya dengan raihan waktu 13 detik dan berhak atas medali perak. Enda Sari Sitorus meraih me-dali perunggu dengan catatan waktu 13,07 detik pada kelas disabilitas penglihatan itu.

Trio atlet putri Indonesia itu mengalahkan tiga pesaing lain, yaitu Tomomi Sato dari Jepang, Pornpansa Suwanmahawong dari Thailand, dan Souliphone Vongoala dari Laos.

Tim para-atletik Indonesia sebelumnya juga berjaya menambah emas setelah Ka-risma Evi Tiarani merajai nomor lari 100 meter perorang an putri kelas T42/T63. Evi tampil dengan catatan waktu 14,98 detik mengalahkan atlet Jepang Maekawa Kaede (16,89 detik) dan Tozawa Tomomi (16,98 detik).

Penampilan kontingen para-catur Indonesia pun tidak kalah membanggakan dengan memborong enam emas. Prestasi itu melampaui target timnas catur. Sebelumnya mereka hanya ditarget meraih empat emas oleh Komite Paralimpiade Nasional Indonesia.

Pecatur putra tuan rumah Edy Suryanto mendominasi di kategori standar perorangan VI-B1 putra dan beregu putra VI-B1 (buta total).

Sektor putri pun menambah emas di nomor beregu putri, putri VI-B1 (buta total), dan PI (daksa) standar perorangan putri. Debi Ariesta menjuarai kelas VI-B dan Simanja Nasip Farta memenangi kategori PI standar perorangan putri. (Sat/Beo/Pol/Ant/X-3)

BERITA TERKAIT