Banjir di Mallorca, Delapan Orang Tewas


Penulis: Antara - 11 October 2018, 08:30 WIB
AFP/ M LOPEZ
AFP/ M LOPEZ

SEDIKITNYA delapan orang, termasuk dua warga negara Inggris, tewas akibat hujan lebat dan banjir bandang yang menghantam Pulau Mallorca di Spanyol pada Selasa (9/10) malam, kata pihak berwenang.

Limpasan air cokelat menyapu mobil di sepanjang jalan sempit di kota timur, Sant Llorenc. Sungai meluap dan membanjiri jalan serta rumah penduduk, memaksa beberapa orang mengungsi di pusat olahraga di kota terdekat, Manacor.

Sedikitnya sembilan orang lain belum ditemukan sesudah hujan lebat itu. Hal itu diungkapkan El Pais dan sejumlah media lain. Namun, layanan darurat menyatakan tidak dapat memastikan angka tersebut.

Dua dari korban itu adalah warga negara Inggris, kata pejabat tinggi dari kantor walikota San Llorenc, Antonia Bauza, kepada stasiun radio Cadena Ser.

"Itu badai besar. Hanya dalam dua jam, sekitar 180 liter hujan turun dan kami menyadari bahwa kami tidak dapat mengendalikan air tersebut," kata Bauza.

"Masalahnya adalah bencana dan kami mencoba mencari penyintas dan membantu orang, tapi semuanya kebanjiran dan orang tidak bisa meninggalkan rumah," tambahnya.

Warga menyapu air dan lumpur dari rumah sesudah banjir surut pada Rabu (10/10), meninggalkan jalanan penuh dengan kendaraan hancur dan pantai tertutup puing.

Dua orang ditemukan meninggal sekitar tengah hari, Rabu (10/10), satu di kota timur laut -Arta- dan yang lain di S'illot, lebih jauh ke selatan, di pantai, kata layanan darurat di Twitter.

Pemerintah daerah itu mengadakan rapat darurat dan pihak berwenang menyatakan petugas penyelamat dan satuan tentara dikirim ke daerah tersebut untuk membantu.

"Kesetiakawanan dan dukungan saya kepada keluarga dan teman korban serta semua yang terdampak banjir menyedihkan itu," kata Perdana Menteri Pedro Sanchez di Twitter.

Kantor Sanchez menyatakan perdana menteri datang ke daerah itu. Anggota parlemen mengheningkan cipta satu menit sebelum sidang mingguan dengan perdana menteri pada Rabu (10/10) pagi. (OL-2)

BERITA TERKAIT