Prisia Nasution Sumbang Solusi melalui Yayasan


Penulis: Rizky Noor Alam - 11 October 2018, 01:15 WIB
MI/SUMARYANTO BRONTO
MI/SUMARYANTO BRONTO

ARTIS Prisia Nasution, 34, belakangan disibukkan dengan yayasan yang mulai dirintisnya, Kopi Panas Foundation. Yayasan yang bergerak dalam bidang kemanusiaan, lingkungan, dan hewan tersebut baru berstatus legal tiga bulan yang lalu, meskipun inisiasi pembentukannya dilakukannya sejak sekitar enam tahun lalu.

"Kopi Panas Foundation bergerak di bidang human, environment, and animal. Jadi, kami mau menolong orang-orang dengan gangguan jiwa di jalanan yag mungkin sudah tidak tertampung oleh dinas sosial atau karena sistemnya yang tidak jalan," kata Prisia beberapa waktu lalu.

Menurutnya, masih banyak masalah yang terjadi di sekitar kita, termasuk hewan-hewan telantar. Selain itu, ia juga menyoroti kesejahteraan hewan di kebun-kebun binatang lokal yang nasibnya jarang terdeteksi.

"Permasalahan lingkungan yang kita hadapi masih sangat banyak, hewan yang telantar dan nasib hewan di kebun binatang juga harus kita perhatikan. Jadi, banyak isu yang tidak terdeteksi dan akan aku dalami lebih lanjut," imbuhnya.

Selama enam tahun Prisia berjalan sendiri merintis yayasan yang akhirnya dilegalkan tersebut. Kegalauannya akan isu-isu sosial terpicu masalah-masalah yang dihadapinya setiap hari, antara lain banjir di Jakarta yang setelah ia dalami memiliki masalah yang kompleks mulai dari hulu ke hilir.

Menurutnya, Kopi Panas Foundation juga terhubung dengan yayasan-yayasan yang tepat dalam menangani masalah tersebut. Meski yayasan tersebut belum diisi orang-orang ahli, Prisa mengaku berusaha menggandeng mereka.

"Bagaimana caranya agar semua masyarakat Indonesia paham tentang itu (kegiatan yang dilakukan yayasan), aku berusaha menggandeng mereka yang tidak paham tersebut. Membantu tidak harus melakukan hal-hal yang berat," tuturnya.

Upaya yang sedang dilakukan Prisia kini ialah menginisasi masyarakat melalui sebuah reality show yang tengah ia buat bersama para selebritas, sebagai salah satu bagian dari gerakan Kopi Panas Foundation. Para selebritas tersebut nantinya akan berkompetisi untuk mengampayekan dan memberi solusi atas isu-isu sosial yang ada di sekitar masyarakat.

"Misalnya bagaimana cara membuat program jangka pendek dan jangka panjang untuk mereka. Bagaimana fund rising. Misalnya bagaimana membuat hotline depresi. Jadi, bagaimana para selebritas tersebut berkompetisi yang dapat menumbuhkan awareness para fannya juga," jelasnya.

Nama unik
Nama Kopi Panas Foundation tergolong unik. Menurut Prisia, ia memilih nama tersebut karena tidak ingin nama yayasan yang terlalu serius. nama tersebut, ujarnya, lahir dari obrolan-obrolan santai membahas berbagai masalah sosial.

"Saya tidak mau membuat nama yang sangat yayasan. Ini diambil dari obrolan-obrolan sambil ngopi. Untuk saat ini kami juga sudah melakukan audiensi dengan dinas sosial. Kalau kantor yayasan masih nomaden di daerah Jakarta Selatan," tambahnya.

Begitu juga jumlah anggotanya, ia sebut masih dapat dihitung dengan jari. Namun, ia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi yang ingin bergabung sebagai relawan di yayasannya tersebut.

"Kalau volunteer, kami menarik sebanyak mungkin. Menjadi volenteer itu tidak perlu punya skill apa pun. Hanya perlu waktu dan energi, biar volunteer-volunteer ini yang belajar dari orang asli," pungkasnya. (H-1)

BERITA TERKAIT