Menristekdikti kembali Tegaskan Kampus Harus Steril dari Kampanye


Penulis: Rudy Polycarpus - 03 October 2018, 19:55 WIB
mediaindonesia

MENTERI Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir kembali menegaskan kampus harus steril dari politik praktis selama Pemilihan Umum 2019.

Ia melarang calon presiden dan wakil presiden berkampanye di lingkungan kampus.

"Tidak boleh kampus untuk dilakukan politisasi. Mana sekarang calon yang ke kampus? Saya larang," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (10/10).

Jika ada capres dan cawapres berkampanye di kampus, Nasir berjanji akan memanggil otoritas terkait.

"Saya panggil rektornya. Enggak boleh," tandasnya.

Kendati demikian, kampus membuka diri jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) ingin melakukan sosialisasi mengenai pemilu. Dalam sosialisasi itu, pasangan capres dan cawapres bisa dihadirkan dengan catatan tidak hanya satu pasangan.

"Kalau datangkan, ya semua didatangkan jangan sendiri. Supaya nanti imbang beritanya," pungkasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT