Softanimal, Proyek Musik dengan Peran Ganda Drummer-Vokalis


Penulis: Fathurrozak - 08 October 2018, 19:30 WIB
Bayu Adisapoetra saat tampil di proyek barunya, Softanimal.
Bayu Adisapoetra saat tampil di proyek barunya, Softanimal.

UMUMNYA di aksi panggung sebuah band, drummer akan berada di belakang. Namun dalam penampilan Softanimal, Bayu Adisapoetra tampil jadi pusat perhatian. Ia menggebuk drum sekaligus bernyanyi.
Drummer memang bukan peran baru bagi Bayu. Sejak pertengahan 2013, ia sudah dikenal sebagai drummer Elephant Kind, namun dua peran drummer-vokalis merupakan proyek barunya yang diberi nama Softanimal.
"Ide untuk bermain musik rock sambil main drum dan nyanyi bisa dibilang cukup jarang di Jakarta, makanya saya mencoba untuk membuat sesuatu yang fresh melalui Softanimal. Proyek ini udah berjalan dari Maret 2018, tapi sebenarnya saya sudah merekam demo (album) Nanook dari tahun 2017 pertengahan," kata Bayu kepada <i>Media Indonesia<p>, Jumat (5/10).
Meski proyek itu merupakan idenya sendiri, dalam aksi panggung Bayu juga melibatkan gitaris, bassis dan vokalis lain. "Sebenarnya kalau dibilang proyek Solo sih, bisa iya, bisa juga enggak. Pertama, saya enggak ingin terlalu PD (percaya diri) bilang ini proyek solo, makanya saya mengambil nama Softanimal untuk proyek musik saya ini," tambahnya.
Soal genre musik, Bayu menjelaskan aliran utama Softanimal adalah rock dengan berbagai sentuhan musik lain. "Saya ingin merangkum kesukaan saya terhadap musik-musik Rock, lalu pengalaman saya bermusik dengan Elephant Kind, saya rangkum jadi satu di SoftAnimal. Hmmmm... Urban-punk kali ya? Hahaha," kelakarnya. (M-2)

BERITA TERKAIT