Pemasangan Ring Atasi Kaki Diabetik


Penulis: (SM/H-2) - 19 September 2018, 01:30 WIB
Thinkstock
Thinkstock

PENYAKIT arteri perifer (PAP) atau penyempitan pembuluh darah pada kaki yang disebabkan timbunan plak mulai banyak dialami masyarakat.

Karena itu, Rumah sakit Awal Bros Tangerang, yang memiliki jaringan rumah sakit swasta yang cukup luas di Indonesia, menggelar workshop dan seminar bertajuk Update Intervensi Periver pada Kaki Penderita Diabetes Melitus, di rumah sakit tersebut, Sabtu (15/9).

Dalam acara yang dihadiri para dokter spesialis penyakit dalam dari seluruh Indonesia, Yudistira Panji Santoso, dokter spesialis penyakit dalam konsultan kardiovaskular Rumah Sakit Awal Bros Tangerang, mengatakan saat ini di negara-negara Asia masyarakat yang menderita PAP sudah mencapai 17%.

Hal itu, kata dia, disebabkan beberapa faktor, seperti peningkatan usia, merokok, disiplidemia, diabetes melitus, dan hipertensi. "PAP ini adalah penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah (arteri) yang terutama terjadi di bagian kaki. Itu disebabkan adanya timbunan lemak dari kolesterol atau zat lain (plak). Gejalanya antara lain kalau kaki  digunakan berjalan, terasa nyeri," kata Yudistira.

Penderita diabetes kerap mengalami masalah tersebut yang menyebabkan gangguan kaki diabetik. Umumnya ditandai dengan luka kronis di kaki yang tidak kunjung sembuh sehingga berisiko amputasi. Kasus itu, kata dia, harus mendapat perhatian khusus. Terapi penanganannya dapat dilakukan dengan cara operasi bypass/transluminal angioplasty (PTA) atau terapi endovaskular.

Seperti halnya yang dilakukan pada jantung, untuk membuka sumbatan pada pembuluh darah di kaki dilakukan dengan balloning atau pemasangan ring (cincin). "Dengan adanya terapi endovaskular atau pemasangan ring pada kaki diabetik, yang memanfaatkan kemajuan teknologi ini, tentu akan menekan terjadinya amputasi," kata Yudistira.

Direktur Rumah Sakit Awal Bros Tangerang, Elizabeth, menambahkan, "Sebagai rumah sakit yang memiliki akreditasi dari Joint Comimision Internasional (JCI) terbanyak di Indonesia, Rumah Sakit Awal Bros siap melakukan penanganan PAP dari tahap pencegahan, deteksi dini, hingga pengobatan." (SM/H-2)

 

BERITA TERKAIT