Peluang Kudeta Posisi Puncak


Penulis: Nurul Fadillah - 17 September 2018, 01:00 WIB
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

MADURA United akan melakoni laga berat saat harus menghadapi tim asal Jawa Timur lainnya, Arema FC dalam lanjutan Liga 1 2018, hari ini. Laga di Stadion Kanjuruhan, kandang Arema, dipastikan menjadi ujian bagi kekuatan tim besutan Wesley Gomes de Oliviera yang sedang mengincar posisi puncak klasemen.

Bek Madura United, Fabiano Beltrame, menegaskan Arema tidak bisa dipandang sebelah mata walau saat ini menempati posisi 14 klasemen. Menurutnya, justru berada di posisi bawah itulah, Arema dipastikan akan ngotot meraih kemenangan dalam setiap laga, terutama di laga kandang.

"Setiap tim yang ada di bawah pasti memiliki keinginan untuk naik lagi, kami tahu kalau main di Malang sangat sulit. Namun, kami datang ke Malang dengan kondisi full-team dan yakin bisa memetik poin," kata Beltrame.

Beltrame menilai Madura United punya kesempatan untuk mengalahkan 'Singo Edan' di kandangnya. Terlebih Laskar Sape Kerrab memiliki catatan positif manakala bersua Arema di Kanjuruhan. Musim lalu, Madura United sukses menahan Arema di kandangnya dengan skor 1-1.

"Dengan kondisi Madura saat ini, saya pikir kami bisa memberikan kesulitan kepada Arema nanti (Senin). Karena itu, jika mereka ingin menang, ya tentu harus bermain lebih bagus dari kami," jelasnya.

Tiga poin di Kanjuruhan memang diperlukan Madura United untuk menjaga asal naik ke posisi puncak menggeser Persib Bandung yang hari ini akan dijamu Borneo FC. Madura United saat ini berada di posisi dua dengan poin 36, terpaut dua poin dari Persib

Di sisi lain, pelatih Arema United Milan Petrovic langsung melakukan pembenahan setelah tim asuhannya kalah 0-2 dari Persib pertengahan pekan lalu. Tumpulnya lini depan Singo Edan menjadi fokus yang dibenahi Petrovic.

"Saat kalah selalu ada sesuatu yang salah, kami akan mempelajarinya agar tidak terulang pada pertandingan selanjutnya. Kami harus bisa bangkit dari situasi ini. Kami berusaha fokus memperbaiki penyerangan, melakukan pressing yang konsisten dan lain sebagainya," ungkap Petrovic.

Menang di kandang

Persela Lamongan sukses memanfaatkan keuntungan menjadi tuan rumah saat menjamu Bhayangkara FC. Saat bermain di Stadion Surajaya, Persela menang 2-0.

Pemain asal Prancis Loris Arnaud menjadi pahlawan Persela dalam laga itu. Arnaud memborong dua gol kemenangan timnya di menit ke-46 dan 61.

Tiga poin di kandang menjadi penebusan sempurna Persela setelah pekan lalu kalah 2-3 dari Bali United. Bagi Bhayangkara FC, kekalahan dari Persela membuat mereka gagal naik ke posisi puncak. Saat ini mereka masih tertahan di posisi tiga dengan poin 35.

Di laga lain, PSMS Medan mampu mencuri poin saat melawan ke markas Perseru Serui. Bermain di Stadion Marora, Ayam Kinantan mampu memaksakan hasil 1-1.

Tertinggal lebih dulu setelah tuan rumah unggul di menit ke-73 melalui gol penalti Beto Paulo, PSMS mampu menyamakan kedudukan di masa injury time lewat gol Erwin Ramdani. Walau masih terbenam di dasar klasemen, satu poin dari Perseru disambut gembira pelatih PSMS, Peter Butler.

"Saya bangga dengan para pemain. Mereka bermain bagus khususnya di babak kedua. Meski hanya imbang, ini tetap hasil yang positif," kata Butler. (goal.com/R-1)

BERITA TERKAIT