Kelompok Militan Lepas 3 Sandera WNI


Penulis: AP/Yan/I-3 - 17 September 2018, 00:45 WIB
AFP/STRINGER
AFP/STRINGER

MILITAN muslim Filipina membebaskan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diculik di perairan Malaysia awal tahun lalu. Ketiganya selama ini disekap di hutan Filipina Selatan.

"Warga Indonesia dibebaskan pada Jumat (14/9) dengan bantuan Front Pembebasan Nasional Moro, yaitu kelompok pemberontak yang menandatangani perjanjian damai dengan pemerintah Filipina, di Kota Indanan, Provinsi Sulu," kata polisi.

Para sandera yang dibebaskan ialah Hamdam Salim, Subandi Sattuh, dan Sudarlan Samansung. Menurut militer Filipina, mereka langsung diserahkan kepada Duta Besar Indonesia di Kota Zamboanga Selatan, kemarin.

Polisi Filipina mengisahkan, setelah ditangkap saat berlayar di atas kapal cepat, kelompok militan kemudian membawa ketiga WNI itu di bawah todongan senjata. Para pelaku diduga para gerilyawan Abu Sayyaf dari Negara Bagian Sabah Malaysia yang bermarkas di Pulau Borneo.

"Para sandera dibawa naik perahu motor ke tempat persembunyian mereka di hutan belantara yang dikuasai orang-orang bersenjata di Sulu, sebuah provinsi miskin dan berpenduduk mayoritas muslim di wilayah Filipina Selatan. Tempat itu merupakan markas Abu Sayyaf yang telah hadir sejak akhir 1980-an," kata para pejabat keamanan.

Komandan Abu Sayyaf, Marjan Sahidjuan, memimpin pembebasan para tawanan dengan imbalan tebusan. Juru bicara militer Letnan Kolonel Gerry Besana mengatakan militer tidak menyadari adanya pembayaran uang tebusan.

BERITA TERKAIT