Vlog Competition Beswan Djarum untuk Keragaman


Penulis: Syarief Oebaidillah - 16 September 2018, 21:15 WIB
Dok. Djarum
Dok. Djarum

MEDIA sosial dan teknologi digital merupakan bagian keseharian dari generasi muda saat ini. Untuk itu, Vlog Competition Beswan Djarum 2017/2018 memberi tantangan kepada Beswan Djarum untuk menuangkan ide dan pemikiran mereka dalam bentuk vlog bernuansa keragaman bangsa.

"Harapannya, lahir konten–konten positif yang dapat menjadi tayangan menghibur, edukatif. Tapi, juga membawa perubahan,” kata Laksmi Lestari, Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation, di Jakarta, Minggu (16/9).

Laksmi menjelaskan, kompetisi ini merupakan bagian rangkaian pembekalan keterampilan lunak (soft skills) program beasiswa prestasi Djarum Beasiswa Plus. Cakupannya meliputi Character Building, Leadership Development, Nation Building, Community Empowerment, Writing Competition serta International Exposure.

Kompetisi telah dibuka bagi 500 Beswan Djarum yang berasal dari 90 perguruan tinggi di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Tiap peserta secara individu maupun kelompok mengunggah hasil karya ke situs berbagi video dengan hastag #IndonesiaRumahKita.

Dari hasil penjurian, telah terpilih 10 finalis yang hari ini menghadiri talkshow interaktif bersama dewan juri yaitu Kevin Hendrawan (YouTuber) dan Faisal Abdul Muhsin (Praktisi industri kreatif dan alumni Beswan Djarum 2010/2011).

“Karya-karya Beswan Djarum sangat luar biasa, terlihat dari antuasiasnya dalam membuat vlog berkonten positif beragam karakter dan unik. Saat inibanyak konten merajai platform digital yang mengandung hal negatif atau kontroversi.

Talk show ini menjadi proses edukasi pembuatan vlog, agar kualitas konten vlog generasi muda bisa semakin berkembang,” jelas Kevin yang pada 2016 diminta secara khusus Presiden Jokowi diundang ke Istana membuat vlog.

Di mata Kevin, konten yang berkualitas harus mengandung keaslian, informatif dan menghibur. Hal ini dipadukan menjadi empat kriteria penjurian Vlog Competition Beswan Djarum 2017/2018 yakni keaslian, keunikan, cara penyampaian pesan serta sinematografi.

Karya vlog yang membuktikan kepekaan menangkap tema perrmainan tradisional Jaranan serta mengolahnya secara kreatif dalam aplikasi game ponsel, memukau juri dan meraih juara pertama Vlog Competition Beswan Djarum 2017/2018.

Peraihnya, Bimaswara Adam Noval (Beswan Djarum 2017/2018) mahasiswa jurusan Teknologi Game Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Bimaswara mengatakan, kompetisi ini merupakan tantangan besar bagi dirinya untuk mencoba hal baru. Karena dalam karya vlog, ia dituntut unjuk kemampuan percaya diri berbicara di depan kamera.

“Sebelum kompetisi ini, saya tidak pernah membuat vlog. Ini vlog pertama saya dan ternyata bisa menjurai Vlog Competition ini. Jadi rasanya sangat bangga sekali,” kata Bimaswara. (OL-3)

BERITA TERKAIT