Lilipaly Jadi Bintang Kemenangan Timnas di Laga Perdana


Penulis: Satria Sakti Utama - 12 August 2018, 22:35 WIB
AFP
AFP

STEFANO Lilipaly mengambil peran sangat penting untuk memberikan kemenangan kepada Timnas Indonesia U-23 pada laga pertama Grup A Asian Games 2018 di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Minggu (12/8) malam.

Striker milik Bali United ini tercatat berkontribusi dalam tiga dari empat gol kemenangan Indonesia atas Taiwan.

Hasil ini membuat Indonesia duduk di peringkat kedua sementara babak penyisihan Grup A Asian Games. Peringkat pertama menjadi milik Palestina yang telah mengoleksi empat poin.

"Tim harus berbahagia karena ini awal yang baik bagi kami. Kemenangan ini akan menjadi modal untuk pertandingan selanjutnya. Lilipaly menjadi bintang, tapi pemain lain juga memberikan kontribusi yang baik," kata pelatih asal Spanyol ini.

Sejak awal pertandingan memang diprediksi akan berjalan sulit bagi Indonesia. Hal ini karena tim lawan memilih memainkan strategi bertahan. Seluruh pemain Taiwan terlihat menyemut di depan area gawangnya sendiri. Strategi ini sangat jitu saat menahan imbang Timnas Palestina 0-0 pada laga pembuka Grup A, Jumat (10/8).

Akan tetapi, skenario yang sama tak berjalan mulus untuk Indonesia. Pelatih Timnas Indonesia U-23 Luis Milla Aspas menyiapkan skema menyerang dengan formasi 4-2-3-1. Posisi krusial ditempati Lilipaly yang beroperasi sebagai penyerang bayangan di belakang Alberto Goncalves.

Beberapa kali tembok pertahanan Taiwan yang digawang Chen Tingyang berhasil ditembus. Tapi di menit ke-67, gol yang dinanti akhirnya tercipta. Lilipaly merobek gawang lawan setelah tandukannya hasil umpan Febri Hariyadi tidak dapat dihentikan kiper Wenchieh Pen.

Momentum ini dimanfaatkan dengan baik oleh Indonesia. Hanya dalam kurun sembilan menit, Indonesia berhasil mencetak tambahan dua gol. Lilipaly kembali menjadi pemain kunci karena memberikan umpan bagi gol Beto di menit 71 sebelum pemain naturalisasi ini menambah koleksi gol lima menit berselang. Gol kedua Lilipaly ini diciptakan dengan salto yang indah.

Kemenangan ini disempurnakan Muhammad Hargianto di masa perpanjangan waktu. Tendangannya dari luar kotak penalti menghujam pojok kanan gawang Pan.

Pelatih Timnas Taiwan Wushung Pen tidak menampik permainan Indonesia jauh diatas timnya. Namun, faktor kekalahan utama dalam laga ini ialah faktor kelelahan.

"Kami sebelumnya memainkan pertandingan tempo tinggi melawan Palestina dua hari lalu. Kami kelelahan. Tapi Indonesia tim yang lebih baik dari kami. Kami akan berjuang untuk pertandingan selanjutnya," kata Pen. (OL-1)

BERITA TERKAIT