Selisih 1 Detik, Peslalom Indonesia Kalahkan Jepang


Penulis: Nurul Fadillah - 12 August 2018, 22:30 WIB
img
dok HJRT

PARA peslalom muda Indonesia mulai menunjukkan taji mereka di level internasional. Pada turnamen seri pertama Asia Auto Gymkhana Competition 2018, Indonesia berhasil menyapu bersih gelar di nomor perorangan, ganda, dan juga tim.

Peslalom dari Haji Tjandra Racing Team (HJRT) Yogyakarta sebagai tim Indonesia 1 memimpin Indonesia meraih gelar terbanyak di turnamen yang berlangsung di lintasan Garuda Wisnu Kencana, Bali selama dua hari, 10-11 Agustus tersebut. Mereka menyabet dua gelar dari nomor perorangan dan juga ganda, sementara satu gelar tim disabet oleh tim Indonesia 2 dari Toyota Team Indonesia (TTI).

Di nomor perorangan, peslalom HJRT, Adrian Septianto berhasil menjadi juara seusai mengungguli pesaingnya dari India, Achintya Mehrotra, Dengan catatan waktu 50.720 detik, Adrian tampil tercepat dibandingkan Mehrotra yang finis di posisi dua dengan 51.051 detik.

Gelar itu pun diraih Adrian usai mengalahkan 12 negara lain Selandia Baru, India, Jepang, Kamboja, Singapura, Filipina, Thailand, China Taipei, Malaysia, Macau China, Hongkong China, dan Nepal, dari babak kualifikasi hingga semifinal. Tren positif HJRT berlanjut di nomor ganda putra. (Berita terkait : Pembalap Indonesia Kuasai Seri Pertama Kompetisi Gymkhana Asia)

Bersama rekannya Herdiko Setyaputra, Adrian pun naik podium usai menyingkirkan Jepang di babak final. Dengan catatan waktu 1 menit 43.424 detik, Herdiko dan Adrian unggul 1 detik dari peslalom Jepang yang membukukan waktu 1 menit 44.939 detik.

Tren positif keduanya tidak berlanjut di nomor tim. Mereka dikalahkan oleh rekan senegaranya, Team Toyota Indonesia yang diwakili oleh Anjasara Wahyu dan Demas Agil.

Tim Indonesia 2 tersebut meraih juara satu seusai mengalahkan tim asal Selandia Baru yang mengatasnamakan Jordan Grant dan Cameron Morison. TTI mencatat waktu 1 menit 44.002 detik lebih unggul dibandingkan Selandia Baru yang menorehkan waktu 1 menit 46.351 detik.

"Meski kalah di tim, kami tetap bangga ya bisa menyumbangkan dua gelar untuk Indonesia. Apalagi ini gelar perdana saya di Asia," ujar Herdiko saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (12/8) malam.

Kemenangan perdana di tingkat internasional ini menjadi modal sekaligus penyemangat Herdiko yang akan berlaga di seri kedua AAGC 2018 di Mumbai, India. Meskipun, ia memprediksi persaingan di India akan lebih sulit mengingat dirinya tak mengenal lintasan dan mobil yang akan digunakan.

"Ini menjadi modal yang bagus buat saya tampil di seri kedua di India, September nanti. Tapi, nanti seri kedua di Mumbai , India, mobil pasti beda lagi dan trek pasti juga beda, waktu adaptasi kami hanya sehari untuk mengenal lintasan dan juga mobil, tetapi saya rasa waktu adaptasi itu cukup dan semoga saja kami bisa melanjutkan tren positif," imbuh keponakan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Djoko Siswanto itu. (A-2)

 

BERITA TERKAIT