Menerobos Perlintasan, Seorang Pemotor Tewas Tertabrak KA Pangrango


Penulis: Benny Bastiandy - 12 August 2018, 18:35 WIB
img
Ilustrasi

WARGA Kampung Ciandam, Kelurahan Cibeureum Hilir, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Jawa Barat, dikagetkan peristiwa tertabraknya pengendara motor dan dua penumpangnya oleh kereta api Pangrango jurusan Sukabumi-Cianjur, Minggu (12/8) pagi.

Satu di antara ketiga korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju ke rumah sakit. Sedangkan dua lainnya mengalami luka.

Berdasarkan informasi dihimpun, peristiwa nahas itu dialami Seni Indrawati, 22, bersama anaknya, Irsal, 2, dan Rita Mulyaningsih, 18, adiknya. Seni diketahui meninggal dunia. Sedangkan Rita dalam kondisi kritis dan Irsal terluka ringan. Mereka tercatat sebagai warga Kampung Ciandam RT 05/06, Kelurahan Cibeureum Hilir, Kecamatan Cibeureum.

"Saya tidak tahu persis kejadiannya. Hanya waktu itu memang sempat terdengar suara seperti klakson kereta api yang terus berbunyi. Tak lama setelah itu warga di sini berteriak katanya ada yang tertabrak kereta api," kata Tatang, 55, warga setempat, kepada wartawan, Minggu siang.

Sontak Tatang pun beranjak dari dalam rumah. Di lokasi sudah berkerumun warga. Di sana terdapat sepeda motor Honda Beat bernomor polisi F 3234 FY. Dugaan sementara, korban tadinya hendak menyeberang perlintasan saat kereta sedang melaju. Mereka diduga sempat terseret beberapa meter.

"Saya kenal betul mereka. Ketiganya warga di sini," jelas Tatang.

Tatang dan warga lainnya berupaya menolong ketiga korban. Dua korban dewasa langsung dibawa ke RS Hermina Sukaraja. Nahas, Seni menghembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan ke rumah sakit.

Ketua RT setempat, Ai Solihat, mengatakan, korban baru saja pulang membeli makanan dan minuman dari sebuah grosir. Selama ini Seni dikenal sebagai ibu rumah tangga yang baru memiliki satu anak.

"Anaknya baru berusia dua tahun. Dia selamat," kata Ai. (OL-1)

BERITA TERKAIT