Baru Prabowo yang Serahkan LHKPN ke KPK


Penulis: M. Taufan SP Bustan - 10 August 2018, 23:43 WIB
mediaindonesia

DIREKTUR Pemeriksaan dan Pendaftaran Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi Cahya Hardianto Harefa mengaku, hingga saat ini baru calon presiden atas nama Prabowo Subianto yang sudah menyerahkan dan dinyatakan lengkap.

"Baru Prabowo yang sudah melaporkan. Beliau juga selama ini sudah tiga kali melapor ke KPK. Ditambah sebagai calon presiden, berarti sudah empat kali beliau melapor," terangnya kepada sejumlah jurnalis di Gedung KPK, Jakarta Selatan, hari ini.

Cahya menjelaskan, karena diketahui sudah lengkap maka KPK akan segera mengumumkan LHKPN milik Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu. "Hari Senin ini paling lambat LHKPN Prabowo sudah bisa diakses di website KPK," tegasnya.

Untuk calon presiden Joko Widodo, lanjut Cahya, hingga saat ini belum melengkapi LHKPN. Berdasarkan data KPK Jokowi terakhir menyerahkan LHKPNnya pada 31 Desember 2017.

Sedangkan sebagai syarat untuk maju sebagai calon presiden di tahun ini belum diserahkan. Pun demikian, Jokowi diketahui rutin melaporkan LHKPNnya kepada KPK kurun beberapa tahun terakhir.

"Untuk pak Jokowi sudah disampaikan langsung kepada stafnya yang biasa mengurus untuk segera mengurus. Koordinasi bersama staf tesebut juga sudah dilakukan. Dia juga sudah menyampaikan akan segera melengkapi," ungkap Cahya.

Selain Jokowi yang belum melengkapi, hingga saat ini pun dua calon wakil presiden yakni Sandiaga S Uno dan Ma'aruf Amin juga belum melaporkan.

KPK pun, tambahnya, masih menunggu utusan dari dua cawapres tersebut untuk segera melengkapi.

"Yang pasti kami sudah koordinasi kepada staf mereka masing-masing. Semoga dalam waktu dekat bisa dirampungkan karena ada perpanjangan sampai tanggal 22," tandas Cahya.

Sebagaimana diketahui, dasar hukum laporan kekayaan capres dan cawapres tertuang dalam undang-undang nomor 42 tahun 2008 tentang pemilihan presiden dan wakil presiden. (OL-4)

BERITA TERKAIT