Pemerintah Siapkan Perpres Penanganan Korban Gempa Lombok


Penulis: Dero Iqbal Mahendra - 10 August 2018, 21:14 WIB
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putr
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putr

PEMERINTAH berencana mengeluarkan peraturan presiden (perpres) terkait bantuan penanganan dampak bencana gempa. Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB).

"Berdasarkan hasil rapat akan disiapkan perpres untuk (penanganan bencana). Walaupun bencana ini tetap ditangani oleh daerah, tetapi seluruh dukungan dan support akan maksimal diberikan oleh pemerintah pusat," terang TGB di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/8).

Intinya, menurut TGB, pemerintah pusat tetap akan memberikan bantuan semaksimal mungkin meski dengan status tanggap darurat. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan tetap bertanggungjawab terharap penanganan tanggap darurat dan proses pemulihan rehabilitasi serta rekonstruksi. Rehabilitasi dimulai dengan pembersihan reruntuhan agar psikologi masyarakat tidak terus terguncang.

Pihaknya ingin pembersihan itu tidak hanya dilakukan di tiga kecamatan yakni Gangga, Bayan dan Kayangan. Ia mengusulkan pembersihan juga dilakukan di semua wilayah yang proses evakuasinya telah selesai.

"Kalau tidak ada aral melintang presiden bisa mengawali proses pembersihan tersebut sekaligus proses rehabilitasinya," terang TGB.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menegaskan pemerintah pusat tidak akan lepas tangan meski pemerintah daerah bertanggungjawab terhadap penanganan tanggap darurat dan proses pemulihan rehabilitasi serta rekonstruksi.

"Pemerintah daerah tetap bertanggung jawab dan melaksanakan tanggung jawab mengenai apa yang harus dilakukan. Baik melanjutkan tanggap daruratnya maupun melanjutkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Pemerintah memperkuat secara penuh apa apa yang tidak dapat dilakukan daerah, pemerintah pusat akan membantu sepenuhnya sehingga tidak ada permasalahan," terang Wiranto. (OL-7)

BERITA TERKAIT