Ma'ruf Amin Bahas Ekonomi Keumatan dan Keutuhan Bangsa di DPP Golkar


Penulis: Nurjiyanto - 10 August 2018, 19:42 WIB
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

CALON Wakil Presiden dari Joko Widodo, Ma'ruf Amin, menyambangi kantor DPP Partai Golkar di Jl. Anggrek Neli, Slipi, Jakarta, Jumat (10/8).

Ma'ruf datang untuk bersilahturahmi sekaligus membahas langkah-langkah menjaga kondisi bangsa agar tetap stabil, khususnya jelang pilpres 2019.

Dalam kunjungannya tersebut, Ma'ruf menuturkan pentingnya menjaga keutuhan bangsa dari provokasi serta tindakan radikalisme. Ia pun menyinggung terkait peningkatan kesejahteraan melalui ekonomi keumatan.

"Kita sudah berdiskusi agar ke depan menjaga keutuhan bangsa, supaya tidak terganggu dengan provokasi kelompok-kelompok radikalisme dan terorisme, serta orang-orang yang tidak memiliki komitmen kebangsaan. Lalu bagaimana kita membangun ekonomi bangsa ini supaya tidak ada kesenjangan," ungkap Ma'ruf, Jumat (10/8).

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih lantaran sebelumnya tidak pernah berkomunikasi dengan Golkar, pun melobi partai tersebut untuk mendukungnya sebagai Cawapres Jokowi. Hubungan dengan Partai Golkar ini, imbuh Ma'ruf, dari hati ke hati, bukan mulut ke mulut. Dalam bahasa ulama, ini merupakan gerakan Tuhan. Harakah Ilahiyah.

Ditempat yang sama Ketum Golkar Airlangga Hartarto mengungkapkan konsep ekonomi keumatan yang akan didorong Ma'ruf Amin sejalan dengan konsep Golkar Making Indonesia 4.0. Nantinya kedua konsep tersebut diharapkan dapat terwujud untuk membangun perekonomian Indonesia ke depan.

"Kita tadi berdiskusi bagaimana visi menuju Indonesia jangka panjang 2045 dan menengah 2030. Tentu juga terkait ekonomi yang dapat mengangkat daya beli umat," ungkapnya.

Ditanya terkait strategi yang nantinya akan digunakan dalam memenangkan pilpres 2019, hal tersebut sedang dirapatkan dan disusun oleh tim sukses (timses) yang telah didaftarkan. Ia pun mengatakan menyerahkan kepada timses dalam merumuskan dan menyusun strategi-strategi tersebut.

"Sudah ada timses yang juga sudah didaftarkan maka nanti biarkan timses rapat dan menyusun strategi itu," pungkasnya.(OL-6)

BERITA TERKAIT