Ribuan Pemilih di Kota Yogyakarta Belum Rekam Data Kependudukan


Penulis: Agus Utantoro - 10 August 2018, 15:12 WIB
 ANTARA FOTO/Feny Selly
ANTARA FOTO/Feny Selly

RIBUAN warga Kota Yogyakarta yang terdaftar sebagai pemilih pada Pemilu 2019, belum melakukan rekam data kependudukan  sehingga belum memiliki KTP Elektronik.

Anggota KPU Kota Yogyakarta, Sri Surani, mengatakan mereka yang belum melakukan rekam data kependudukan jumlahnya mencapai 3.668 orang. Dari jumlah itu, 75% di antaranya adalah pemilih pemula.

"Sedangkan lainnya adalah penduduk yang memang benar-benar belum melakukan rekam data kependudukan," ujar Sri, Jumat (10/8).

KPU Kota Yogyakarta telah mengirimkan surat kepada pemilih yang belum melakukan perekaman data kependudukan, agar segera merekam di kecamatan tempat tinggalnya atau di kantor KPU Kota Yogyakarta.

Layanan perekaman data kependudukan di kantor KPU Kota Yogyakarta akan dilakukan selama empat hari, yaitu 13-16 Agustus pada jam kerja. Masyarakat hanya perlu membawa fotokopi kartu keluarga, lalu KTP-E dicetak. Perekaman tersebut bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta.

"Harapannya, penduduk yang terdaftar sebagai pemilih bisa menggunakan haknya pada Pemilu 2019," imbuhnya.

Layanan perekaman data kependudukan itu merupakan salah satu kegiatan dalam program "Grebek Data Pemilih" yang dilakukan KPU Kota Yogyakarta.

"Kami juga sudah menyiapkan beberapa kegiatan lain. Mulai dari pendidikan politik dan sosialisasi untuk pemilih pemula yang sudah kami laksanakan pada Kamis (9/8) di dua sekolah yaitu SMA Negeri 2 Yogyakarta dan SMK Negeri 7 Yogyakarta," tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, KPU Kota Yogyakarta juga mengajak pelajar untuk mengetahui apakah sudah terdaftar sebagai pemilih melalui akses laman sistem informasi data pemilih, sidalih3.kpu.go.id.

Selain itu, KPU Kota Yogyakarta juga menyiapkan program "KPU goes to school" dengan mendatangai 17 SMA/SMK negeri dan swasta secara serentak pada Senin (13/8) pagi.

Untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), akan dikeluarkan KPU Kota Yogyakarta pada tanggal 20 Agustus.

"Kami juga mengajak pelajar untuk mengecek  apakah mereka sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum. Jika belum, maka mereka bisa mengisi formulir aduan yang dibawa Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sehingga bisa diproses untuk dimasukkan dalam daftar pemilih."(OL-6)

BERITA TERKAIT