Cynthia : Lancarkan ASI dengan Dukungan Keluarga


Penulis: Thalatie K Yani - 07 August 2018, 10:10 WIB
MI/Pius Erlangga
MI/Pius Erlangga

AWAL Agustus merupakan peringatan pekan air susu ibu (ASI) dunia. Peringatan yang berlangsung 1-7 Agustus itu merupakan upaya mendukung  pemberian asi dan peran ibu yang menyusui.
Dukungan keluarga itu pun dirasakan penyanyi Cynthia Lamusu. Pascamelahirkan anak kembarnya Rafflyn Lamusu dan Sri Wardhani, Cynthia mendapatkan dukungan dari suaminya dan ibunya. Apalagi ia melahirkan prematur di usia kandungan 33 minggu.
"(Keluarga) ngaruh banget. Ujian saya mungkin agak sedikit ekstra ya. Pertama bayi kembar, kedua prematur 1 bulan 3 hari di Nicu. Komitmen aku pengen ngasih ASI, jadi buat aku tidur cuman dua jam karena harus nyusuin Tatjana, satu lagi pompa untuk Bima yang di rumah sakit. Mereka harus minum pertiga jam," ujarnya.
Sang ibu selalu memasakannya makanan yang bisa meningkatkan asi. "Mamaku masakin sayur katuk, kacang ijo, apalah pokoknya biar asi banyak," ujarnya.
Sedangkan Surya memberikan dukungan dengan cara yang berbeda. "Kalau support suami yaitu dia sedia mijat punggung, nah itu ada caranya sih, biar banyak asinya," ungkapnya.
Perjuangan Cynthia memberikan asi Ekslusif tidak henti disitu. Karena asinya tidak mencukupi untuk dua anak, ia harus mencari dua donor Asi. Dengan sejumlah syarat, di antaranya jenis kelamin, seagama, dan hasil program bayi tabung.
"Aku cari pendonor asi yang sama kaya aku, program bayi tabung karena itukan dicek dari awal proses bayi tabung, jd insyaAllah kesehatannya aman dan karena anakku sepasang jadi mereka punya ibu asi dan saudara pesusuan masing-masing. Mereka dapat asi 10 bulan," ungkapnya.
Di samping itu, guna meningkatkan berat badan anaknya tidaklah mudah. ASI yang dikonsumsi anaknya dicampur dengan Human Milk Fortifier (HMF).
"Aku share cerita aku di media sosial tentang bayi prematur. Banyak tuh yang cerita "aduh bayiku ko gak naik-naik(Beratnya)" jadi aku share cerita aku aja, ada bubuk namanya HMF human milk fortifier, jadi itu khusus dicampurkan ke asi dan itu disarankan dokter untuk menaikkan berat badan anak-anak prematur," jelasnya.
Namun HMF bukan susu yang dijual bebas. Harus menggunakan resep dokter dan khusus bayi prematur. Penggunaannya pun harus dihentikan setelah berat badan bayi mencapai 2,5 kilogram.
Betapa pentingnya asi untuk anak-anak ditekankan Cynthia. Ia yakin semua ibu yang melahirkan asinya itu ada.
"Asi itu penting, gak ada itu kalau bilang asi gak keluar. Itu hanya pikirannya saja. Pokoknya jangan ragu sedikitpun. Diniatin aja pasti bisa. Kalau masalah jumlah itu tergantung rezeki," ungkapnya. (*/M-2)

BERITA TERKAIT