Usai Rilis Album Baru, Katy Perry Mengaku Sempat Depresi


Penulis: Elang Riki Yanuar - 21 July 2018, 11:45 WIB
AFP PHOTO / ALFREDO ESTRELLA
AFP PHOTO / ALFREDO ESTRELLA

KATY Perry tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya melihat pencapaian album terbarunya, Witness. Pencapaian komersial album yang dirilis pada 2017 itu dianggap jauh dari target.

Album Witness hanya mencapai posisi tertingginya di peringkat keenam tangga lagu Inggris ketika pertama kali dirilis 2017. Torehan itu kalah dibanding dengan dua album Perry sebelumnya.

Meski sempat menduduki posisi pertama di tangga lagu Billboard, penjualan album Witness masih kalah jauh dibanding album pendahulunya. Situasi itu membuat Perry dilanda kekecewaan dan depresi.

"Reaksi publik (terhadap album Witness) tidak seperti yang aku harapkan dan itu menghancurkan hatiku," ungkap Perry dalam wawancara bersama Vogue Australia.

Perry dan labelnya Capitol pun melakukan promosi gencar-gencaran untuk mendongkrak penjualan album Witness. Salah satunya Katy melakukan live streaming selama 72 jam.

Namun, akhirnya Katy mulai menerima kenyataan album keempatnya itu sudah melakukan kerja terbaiknya. Dia mulai melangkah untuk melupakan kekecewaannya. Salah satunya bertemu dengan Paus Fransiskus.

"Kehancuran itu membuka jalan ke kekuatan yang lebih besar, kekuatan lebih tinggi dan keutuhan yang tak pernah aku miliki sebelumnya. Itu memberiku fondasi baru, tidak hanya fondasi material, tapi fondasi jiwa," tuturnya. (Medcom/OL-2)

BERITA TERKAIT