Keputusan soal Piala Dunia 2022 Bisa Berubah


Penulis: Agus Triwibowo Laporan dari Rusia - 14 July 2018, 12:36 WIB
AFP/MAXIM ZMEYEV
AFP/MAXIM ZMEYEV

PIALA Dunia 2022 Qatar bakal menjadi edisi terakhir dengan 32 tim finalis, yang dilanjutkan dengan 48 tim pada Piala Dunia 2026 yang berlangsung di tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Namun, Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino mengisyaratkan keputusan itu bisa berubah pada pertemuan FIFA beberapa bulan ke depan.

Soal pertandingan Piala Dunia di Rusia, Infantino mengungkapkan kegembiraan karena ada peningkatan kualitas. Hasil 0-0 hanya sekali sepanjang 62 laga yang telah dimainkan.

Menyangkut penonton, FIFA mencatat rata-rata 98% kursi selalu terisi di setiap laga.

Terkait dengan penggunaan video assistant referee (VAR), Infantino menegaskan sangat membantu meningkatkan kualitas keputusan wasit. Hanya sebanyak 16 dari 19 keputusan wasit yang berubah setelah dilakukan kajian dengan sistem VAR. Koreksi melalui VAR itu membuat keputusan yang benar naik dari 95% menjadi 99,32%.

Di sisi lain, 1,5 jam sebelum laga pamungkas antara Prancis dan Kroasia dilangsungkan, penonton di Stadion Luzhniki, Moskow, bakal dihibur dengan penampilan pemusik internasional di panggung. Hiburan penuh warna dengan elemen artistik klasik pun akan disajikan.

Acara puncaknya ialah penampilan tiga artis ternama, yaitu Will Smith, Nicky Jam, dan penyanyi Era Istrefi, yang akan membawakan lagu resmi Piala Dunia 2018 Rusia, Live It Up. Di Stadion Luzhniki, kemarin, Will Smith yang merupakan pelakon kondang asal Amerika Serikat mengatakan sangat gembira dengan kesuksesan Piala Dunia di Rusia.

Setelah itu giliran trofi Piala Dunia memasuki lapangan pertandingan. Legenda Jerman sekaligus kapten timnas Jerman saat memenangi Piala Dunia 2014 Brasil, Philipp Lahm, dipercaya menjadi pembawa trofi bertinggi 36 sentimeter dengan berat 6,175 kilogram dan terbuat dari emas padat 18 karat dengan dudukan dari malasit itu.

Lahm bakal didampingi supermodel, aktivis, sekaligus filantrop Natalia Vodianova saat memasuki lapangan hijau. Trofi Piala Dunia yang menjadi rebutan tim finalis akan dibawa dengan tas khusus yang didesain Louis Vuitton. (O-2)

BERITA TERKAIT