Kick Andy dan BCA Gelar Baksos Operasi Katarak di Toraja


Penulis: Lina Herlina - 14 July 2018, 10:08 WIB
Ilustrasi--ANTARA/Ahmad Subaidi
Ilustrasi--ANTARA/Ahmad Subaidi

YAYASAN Kick Andy menggelar Bakti Sosial Operasi Katarak, dalam rangka HUT ke-61, PT Bank Central Asia, Tbk untuk masyarakat Toraja dan sekitarnya, Sabtu (14/7). Bakti sosial itu digelar di RS Elim, Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, dibantu Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami).

Direktur RS Elim Rantepao Hendrik Sarangan mengatakan di Tana Toraja dan Toraja Utara, penderita katarak mencapai angka 5.000 orang, dari 600 ribu penduduk dari dua kabupaten itu.

"Untuk baksos ini, ada sebanyak 215 orang yang screening, tapi hanya sekitar 150 orang yang bisa mengikuti operasi, sudah termasuk dari kabupaten tetangga, seperti Enrekang dan Luwu. Bahkan hingga acara ini digelar, masih ada juga yang mendaftar, mudah-mudahan bisa dilayani," kata Hendrik.

Perwakilan pihak Perdami, Irvan menjelaskan, kebutaan bukan hal yang utama, tapi bentuk rasa prihatin bagi mereka yang dulu produktif menjadi tidak produktif hanya karena faktor katarak.

"Katarak ini, bukan hanya masalah bagi dokter mata, tapi semua pihak termasuk pemerintah. Mengapa kita pilih Toraja Utara, karena tenaga ahli di sini tidak ada, yang mengakibatkan, tingkat operasi katarak juga rendah," jelas Irvan.

Bahkan dari semua pasien katarak di Toraja Utara yang akan dioperasi dan telah diperiksa, ternyata hampir setengahnya buta total, sehingga ia berharap kegiatan tersebut bisa berkesinambungan.

Ketua Yayasan kick Andy Ali Sadikin menambahkan, pihak yayasan senang sekali bisa ada di RS Elim Rantepao, menggelar bakti sosial itu. Karena berdasarkan data, Indonesia juara 2 dunia kebutaan setelah eutophia.

"Dan itu mengerikan. Sehingga kita punya komitmen untuk bantu Indonesia. Operasi katarak paling murah itu Rp9 juta, tapi di sini gratis," tambah Ali.

Sementara itu, Kepala PT Bank BCA KCU Parepare Frenky Dewanta menegaskan bahwa Toraja punya daerah yang besar. Yang mereka lakukan merupakan kegiatan yang berkesinambungan.

"BCA tidak hanya peduli pada peningkatan perekonomian, tapi juga peduli pada kesehatan. Kita juga ingin ikut andil dalam program Indonesia bebas katarak 2020," tegas Frenky.

Itu juga menjadi harapan Ketua Yayasan Kesehatan Gereja Toraja J Palinong yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut. (OL-2)

BERITA TERKAIT