Geopark di Sulawesi Selatan Diusulkan Jadi UNESCO Global Geopark


Penulis: Dhika Kusuma Winata - 14 July 2018, 07:45 WIB
img
ANTARA/Yusran Uccang

MENTERI Pariwisata Arief Yahya mengatakan Sulawesi Selatan (Sulsel) mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata Taman Bumi (Geopark) kelas dunia. Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata akan membantu mengajukan proposal geopark di Kabupaten Maros ke UNESCO agar ditetapkan menjadi UNESCO Global Geopark (UGG).

“Tahun ini, proposal Geopark Maros kita ajukan ke UNESCO. Kita harapkan tahun depan geopark nasional ini akan menjadi UGG atau Geopark kelas dunia,” kata Arief melalui keterangan pers yang diterima, Jumat (13/7).

Arief menjelaskan Indonesia saat ini mempunyai empat geopark UGG yakni Ciletuh, Gunung Sewu, Gunung Batur, dan Gunung Rinjani.

Selain itu terdapat tujuh geopark nasional yakni Kaldera Toba, Merangin, Belitong, Bojonegoro, Tambora, Maros Pangkep, dan Raja Ampat.

“Indonesia mempunyai potensi sekitar 80 geopark yang sebagian besar berada di wilayah Sulsel. Dengan dijadikannya Geopark Maros sebagai UGG, diharapkan akan memicu munculnya destinasi geopark di tempat lainnya,” imbuhnya.

Geopark digadang-gadang sebagai destinasi baru penyumbang wisatawan mancanegara dan lokal. Arief memberi perbandingan Geopark Sewu Pacitan dan Geopark Gunung Kidul Yogyakarta setiap tahun dikunjungi tidak kurang dari 4 juta wisatawan.

"Begitu pula Geopark Super Volcano Toba setelah gencar kita promosikan wisatawan mancanegara yang datang ke sana naik 300% dan pendapatan asli daerah di Kabupaten Samosir naik hingga 82%,” kata Arief Yahya seraya mengharapkan hal tersebut nantinya juga terjadi di destinasi geopark di Sulsel. (OL-2)

BERITA TERKAIT