MSV Studio dan Sinar Mas Land Gelar Konferensi Sinema Internasional


Penulis: Irvan Sihombing - 12 July 2018, 16:10 WIB
Ist
Ist

MSV Studio bekerja sama dengan Sinar Mas Land menggelar Cinemation International Conference 2018. Sebuah perhelatan akbar yang akan diadakan di Auditorium Green Office Park 9 di BSD City, Tangerang Selatan, Banten.

Acara ini dihadiri 300 peserta yang mayoritas merupakan mahasiswa dari berbagai kampus. Even ini sekaligus bertujuan untuk membawa film dan animasi Indonesia lebih dekat ke masyarakat. Hal itu juga untuk meningkatkan klaster-klaster studio film dan animasi di lingkungan pendidikan serta dukungan dari pemerintah, komunitas, dan masyarakat terhadap dunia pendidikan dan bisnis animasi dan film.

Kegiatan itu didukung perwakilan dari Walt Disney sebagai role model bisnis terbaik untuk industri intellectual property (IP) dunia, sehingga menjadi acuan pengembangan dan penciptaan industri sejenis di Indonesia.

Informasi dan ilmu pengetahuan yang dibagikan oleh Disney dalam konferensi ini diharapkan menjadi manfaat agar industri IP di Indonesia mengetahui bagaimana seharusnya melangkah membentuk dunia industrinya.

Irawan Harahap ST MT, Digital Hub Project Leader, mengungkapkan, MSV Studio bersama Sinar Mas Land mengadakan Cinemation International Conference 2018 untuk mengenalkan dunia animasi dan film kepada masyarakat, lingkungan pendidikan, dan pemula pegiat animasi.

"Bersama ini juga, kami mengharapkan mampu menjadikan langkah awal terciptanya sinergi para stakeholder yang telah didefinisikan oleh Bekraf dalam 5 pilar kekuatan industri kreatif yaitu ABCGM (Academic, Business, Community, Government, dan Media)," kata Irawan melalui keterangan tertulis, Kamis (12/7).

Acara yang dibuka dengan tayangan film animasi 2D layar lebar pertama di Indonesia yaitu Battle of Surabaya yang telah meraih 20 Penghargaan Internasional sebagai referensi film karya anak bangsa yang menjadi bagian milestone perkembangan animasi Indonesia.

Selain itu, acara ini dilanjutkan dengan diskusi panel para pegiat industri kreatif khususnya film dan animasi yaitu Aryanto Yuniawan MKom, CEO MSV Studio - Sutradara Battle of Surabaya, Michel Khatwani (CEO MK Pictures), Saryadi Guyatno ST MBA (Kepala Kerja Sama Industri Direktorat Pembinaan SMK Kemendikbud), Dr RM Gatot P.Soemartono SE SH MM LLM (Wakil Rektor Universitas Tarumanagara), dan Irawan Harahap (CEO Associate Sinar Mas Land - Digital Hub Project Director).

"Dengan diselenggarakannya Cinemation International Conference 2018 diharapkan mampu menjadi langkah awal terciptanya sinergi para stakeholder pegiat industri kreatif, khususnya film dan animasi Indonesia yang lebih baik," lanjut Irawan.

Sudah tidak asing lagi bahwa saat ini Sinar Mas Land selaku pengembang kota mandiri BSD City sedang gencar menghadirkan fasilitas dan infrastruktur berbasis teknologi di kota satelit tersebut.

Hal ini ditujukan untuk merealisasikan rencana perusahaan yang ingin menjadikan BSD City sebagai 'the first integrated smart digital city' yang didukung dengan sistem, fasilitas, serta infrastruktur teknologi dan digital untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan kegiatan sehari-harinya.

Keberadaan infrastruktur jaringan fiber optik tentu semakin memperkuat keunggulan BSD City karena didukung akses internet dan kecepatan pengiriman data, high resiliencies fiber backbone, keterbukaan akses untuk fleksibilitas, hingga kesiapan pelayanan cloud kelas dunia.

Dimulai dengan penyediaan aplikasi mobile yang terintegrasi dan dapat diakses seluruh masyarakat BSD City. Aplikasi tersebut berupa e-wallet, community platform, loyalty programs, dan business performance management solutions.

Dari sisi infrastuktur, BSD City membangun sendiri jaringan fiber optic yang merupakan tulang punggung konektivitas, juga CCTV yang tersebar di sejumlah area yang dapat dipantau melalui Command center, dan tak luput menyediakan layanan free wifi di area publik. Tranformasi ini diharapkan dapat membuat kualitas hidup para penghuni BSD lebih baik.

Komitmen BSD City tak hanya sebatas hal tersebut, transformasi ini berlanjut dengan mengalokasikan satu kawasan untuk komunitas Digital, yakni Digital Hub.

Sinar Mas Land menggarap dengan serius kawasan Digital Hub menjadi tempat berkumpulnya para pelaku usaha di dunia industri teknologi informasi dan teknologi digital disebabkan perkembangan industri tersebut sangat dinamis.

"Tentunya tidak hanya dilengkapi dengan fasilitas canggih, namun dalam pengembangannya kami juga tetap mengutamakan ketersediaan lahan hijau yang luas agar membuat para pekerja di kawasan ini menjadi lebih produktif dalam melahirkan inovasi baru di dunia IT dan teknologi digital. Kami juga berharap agar jumlah tenant di kawasan Digital hub terus bertambah seiring dengan telah hadirnya sejumlah perusahaan IT dan teknologi digital terkenal di BSD City," pungkas Irawan. (RO/OL-1)

BERITA TERKAIT