Kemenkes RI Bagikan 72 Komputer ke Puskesmas di Makassar


Penulis: Lina Herlina - 12 July 2018, 17:17 WIB
MI/Lina Herlina
MI/Lina Herlina

DINAS Kesehatan Kota Makassar menerima hibah barang teknologi informasi dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan RI, Kamis (12/7).

Sebanyak 72 barang berupa komputer, printer dan LCD diserahkan langsung oleh tim leader Kemenkes RI, Isti Ratna Ningsi kepada Kadis Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin di kantornya Jalan Teduh Bersinar, Makasar.

"Kami dari tim Pusdatin dengan proyek penguatan sistem kesehatan coba mendukung tingkat pelayanan paling bawah seperti Puskesmas dalam kelolah data agar kualitas lebih baik," kata Isti.

Isti menjelaskan, untuk penguatan data informasi dan pelayanan kesehatan harus didukung dengan alat yang memadai dengan sistem online dan terhubung langsung ke Kementerian Kesehatan.

"Apalagi beberapa puskesmas masih mengunakan sistem dengan data yang manual hingga menyebabkan human ertor lebih banyak. Makanya, kita juga latihan studi banding puskesmas yang sudah mengimplementasikan sistem informasi ke Puskesmas. Kita sediakan komputer agar bisa mendapatkan data akurat, baik dan tepat waktu," urai Isti

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Azikin pun menyambut baik hal itu. Menurutnya, dalam upaya meningkatkan dan memperkuat pencapaian kualitas data kesehatan yang lebih baik, memang membutuhkan upaya memperkuat Sistem Kesehatan Nasional melalui penguatan kualitas data Sistem Informasi Kesehatan.

"Kota Makassar telah menetapkan pendekatan teknologi informasi dalam pelaksanaan visi pembangunannya. Hal ini tertuang dalam program 'Makassar Smart City' yang menekankan pendekatan teknologi informasi dalam melaksanakan pembangunan oleh Pemerintah Kota Makassar," kata Naisyah.

Pendekatan teknologi Informasi ini dalam melaksanakan upaya pembangunan adalah salah satu fokus Pemerintah Kota Makassar, untuk menghasilkan kebijakan yang optimal. Hal ini pun sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Makassar Tahun 2014-2019.

Salah satu fokus penguatan Sistem Infomasi Kesehatan yang ada di Indonesia yaitu dengan Penataan Data Transaksi di fasilitas pelayanan kesehatan antara lain melalui Penerapan SIKDA Generik, yang diharapkan mampu menyediakan infomasi untuk membantu proses pengambilan Puskasmas dan Dinas Kesehatan dalam mencapai keputusan melaksanakan manajemen. (OL-7)

 

 

BERITA TERKAIT