Kreator Adu Kreativitas di Popcon Asia 2018


Penulis: Ferdian Ananda Majni - 12 July 2018, 15:00 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PARA kreator industri kreatif dan pop culture kembali beradu bakat dan kreativitasnya di Festival Pop Culture terbesar yang diselenggarakan oleh Popcon Asia di Jakarta Convention Center (JCC) pada 22-23 September mendatang.

Perhelatan pop culture berskala internasional ini akan mengangkat tema clash of pop, Popcon 2018 yang dipastikan akan menjadi daya pikat pencinta pop culture dari dalam dan luar negeri. Bahkan mereka bisa menyaksikan para pegiat dan penikmat pop culture beradu kreativitas dan juga melakukan kolaborasi yang menarik.

Sejak pertama kalinya diadakan, Popcon Asia telah memberikan dukungan terhadap para kreator industri kreatif dan pop culture. Bahkan melalui konten yang sangat memikat, diantaranya Tabletopia menjadi arena yang jadikan pertemuan seluruh pecinta bpoo culture untuk bermain board game kreasi anak bangsa.

Managing director POPCONInc, Yenny Wangsawidjaja mengatakan, pihaknya menyadari untuk menjadi wadah bagi segenap pelaku industri kreatif tanah air, khususnya pop culture harus bisa mengakomodasi berbagai pihak untuk terlibat.

"Kami mengandeng pegiat, kreator, fans, penikmat dan pemerintah. Tidak ketinggalan brand yang memungkinkan adanya kolaborasi karya," katanya di Elektronic City, SCBD, Kamis (12/7).

Popcon Asia akan kembali memberikan apresiasi terhadap para kreator di bidang industri kreatif dan budaya pop dalam Popcon Award.

"Semua pihak bisa beradu tidak dalam makna negatif tetapi untuk memotivasi untuk berkarya. Bahkan Event Red Carpet POPCON Asia akan diselenggarakan dengan kategori penghargaan yang lebih besar dibanding tahun lalu," sebutnya.

Doodle Battle juga akan kembali lagi di POPCON Asia 2018. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, para kreator berbakat akan saling beradu kemampuan gambar dalam kemasan yang lebih unik. Dalam acara ini juga akan diadakan POPCONNECT, sebuah sarana untuk mempertemukan para kreator lokal dengan calon investor yang hadir.

"Tidak terlupakan POPCON cosplay challenge menyiapkan hadiah total senilai 36 juta rupiah. Sehingga lebih memikat anak muda kreatif yang jago bikin kostum dan berani tampil dipanggung," jelasnya.

Semarak kemeriahan pop culture tidak hanya dihadirkan pada saat penyelenggaraan POPCON Asia 2018. Pada tahun ini POPCON Inc. akan menghadirkan berbagai rangkaian acara pre-event seperti Pop Talk dan Popcon Market.

"Tahun 2018 adalah tahun yang sangat spesial untuk POPCON Inc. Selain serangkaian acara pop culture yang akan hadir di Jakarta, POPCON Goes to Bali juga diadakan," tuturnya.

Perbedaan tahun ini ada penampilan khusus musik. Kompetisi dan berbagai konten menarik juga menjadi keunggulan dalam Popcon 2018.

Salah seorang animator yang terlibat dalam POPCON 2018, Faza Meonk menyebutkan, perkembangan dunia kreatif sangat signifikan, khususnya komik dan animasi yang tentunya diipengaruhi oleh kemajuan teknologi.

"Banyak peluang film animasi akan besar di Indonesia. Apalagi mulai banyak investor yang berani untuk produksi film animasi," katanya.

Meski demikian, banyak kreator animasi yang belum berada di jalur profesional. Dimana kebanyakan dari mereka mendapat sambutan baik di dunia Maya.

"Saat mereka unjuk gigi, popcorn akan menghubungkan animator langsung ke produser. Pastinya pertemuan ini akan mengguntungkan dan membuka jalan untuk proyek ke depan," paparnya.

Tidak hanya bikin karya tetapi juga harus meningkatkan networking. Katanya, berkenalan dengan banyak pegiat di popcast. Agar bisa saling sharing dan mendukung untuk meningkatkan kreativitas para kreator di tanah air

"Bertemu kreator yang lebih senior dan berpengalaman untuk meningkatkan kualitas. Ajang pertemuan harus dimanfaatkan anak-anak muda kreatif," terangnya.

Senada disampaikan, Cosplay, Ari Santosa, ia yang telah memiliki imajinasi luas sejak kecil, ingin terus berkarya dengan penampilan kostum terbaiknya.

"Kita bisa menjadi diri yang lain lewat kreativitas kostum. Industri sudah melirik para cosplayer karena mendapat panggung dan diminati masyarakat," sebutnya.

Cosplay Challenge menjadi apresiasi bagi penikmat permainan kustom di tanah air. Dia berharap, menjadi tempat berkumpulnya anak muda kreatif yang jago perform dan membuat kostum.

"Semacam panggilan untuk turun gunung untuk cosplayer dalam Popcon 2018. Ini mengairahkan, karena regenerasi bisa berjalan dengan baik di coplays nantinya," jelasnya.

Perhelatan pop culture tentunya tidak melupakan Popstar, diantaranya yang akan hadir, Kael Ngu, Mico Suayan, Ronny Gani, Monez Gusmang. Bahkan Popcon Award akan menambahkan kategori baru, yaitu feature film. (OL-3)

BERITA TERKAIT