AP I Optimistis Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Selesai Sesuai Target


Penulis: Denny S - 12 July 2018, 09:40 WIB
MI/Denny Susanto
MI/Denny Susanto

PIHAK Angkasa Pura I optimistis proyek pengembangan bandara Syamsudin Noor Banjarmasin akan selesai sesuai target pada 2019 mendatang. Saat ini proyek pengembangan bandara yang dibagi dalam dua paket tersebut terus digeber.

Pimpinan Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Tochid Purnomo Hadi mengatakan saat ini seluruh paket pekerjaan proyek sudah berjalan. 

"Meski dulu ada kendala, tetapi saat ini semua pekerjaan proyek sudah dapat dilaksanakan dan sesuai jadwal," tuturnya, Rabu (11/7).

Pekerjaan proyek untuk paket I berupa pembangunan terminal dan gedung KSO yang dimulai sejak Mei 2018 dengan kantor pelaksana yaitu PT PP-Wika. Pekerjaan berupa persiapan, land clearing dan  pemagaran. Untuk paket II meliputi infrastruktur, bangunan penunjang dan apron. 

"Pekerjaan gedung penunjang masuk ke pekerjaan arsitektur, infrastruktur pembentukan jalan dan pelapisan base course, apron masih pada pekerjaan pengurukan tanah," ungkap sembari mengatakan persentase pekerjaan mencapai 33,5%.

Proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor ini sempat terkendala
sejak 2010 silam. Proyek yang menyedot anggaran sebesar Rp2,3 triliun tersebut ditargetkan rampung dan beroperasi pada 2019 mendatang. Untuk proyek paket I sebesar Rp900 miliar dan paket II sebesar Rp1,4 triliun.

Sebelumnya proyek pengembangan bandara Syamsudin Noor ini menjadi perhatian Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi yang meminta PT Angkasa Pura I segera merampungkan proyek tersebut. 

Pemprov Kalsel melalui gubernur Kalsel sebelumnya Rudy Arifin dan Sahbirin Noor gubernur Kalsel saat ini terus mendesak dukungan pemerintah pusat untuk penyelesaian proyek pengembangan bandara yang berlarut-larut. Bandara Syamsudin Noor ditarget dapat beroperasi pada akhir 2019 mendatang.

Bandara Syamsudin Noor yang baru nantinya akan memiliki desain modern namun tetap mengacu desain bernuansa budaya banjar. Bandara Syamsudin Noor akan mempunyai kapasitas bertambah dari 1,3 juta orang menjadi 12 juta penumpang pertahun. (OL-3)

BERITA TERKAIT